Pemkab Klaten Peringati Hari OTDA Ke 21 - klakon.com

HEADLINE:

Rabu, 26 April 2017

Pemkab Klaten Peringati Hari OTDA Ke 21

 KLATEN, KLAKON.com--Pemerintah kabupaten ( Pemkab) Klaten menyelenggarakan acara Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke 21 tahun 2017 di halaman kantor Sekretariat Daerah (Setda), Selasa (25/04/17) . Kegiatan dirangkai dengan acara Apel Pagi dipimpin Asisten Pemeriintahan dan Kesra Setda Edy Hartanto disaksikan Sekda Jaka Sawaldi dan sejumlah pejabat yang lain, diikuti oleh sekitar 600 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berasal dari lingkungan Setda, Disdukcapil, BPKD, DPKAD, BAPEDA dan lain-lain

[caption id="attachment_401" align="alignleft" width="600"] Jajaran PNS Klaten Sedang Melakukan Kegiatan Apel Pagi Pada Peringatan Hari OTDA Ke 21, Dihalaman Gedung Pemkab Klaten. (Foto/dok/KLAKON.com)[/caption]

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI) Tjahjo Kumolo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Edy Hartanto mengatakan, peringatan Hari OTDA yang dilaksanakan setiap tahun merupakan momentum untuk mengevaluasi perkembangan kinerja pelaksanaaan OTDA pada masing-masing daerah otonom. Setiap Pemerintah Daerah harus senantiasa berupaya untuk meningkatkan kinerja yang telah dicapai, seraya mengatasi berbagai hambatan dalam pelaksanaanya. ‘’ Pemerintah Daerah senantiasa harus focus pada upaya peningkatan ksejahteraan masyarakat melalui peningkatan kwalitas pelayanan publkik, peningkatan pemberdayan masyarakat, peningkatan daya saing perekonomian daerah, inilah tujuan utama OTDA yang harus menjadi prioritas kebiajakan daerah setiap Pemda di Indonesia “ tandasnya.

Menurut Mendagri RI, dalam catatan Kemendagri sudah cukup banyaki Pemda baik propinsi maupun kabupaten / kota mengembangkan elecktronic-government dalam penyediaaan pelayanan public. Dalam mengelola OTDA, cara konfensional harus ditinggalkan, harus memenafatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. ‘’ Kemendagri saat ini sedang mengembangkan program smart city atau kota pintar, untuk mendorong agar mengembangkan electronic-govermment dalam penyediaaan pelayanan public, dan program city branding atau pencitran kota, guna mendorong Pemerintah Kota memprioritaskan program pembangunan pada sector tertemnti sesuai karakteristik daerah dan kebutuhan masyarakat yang berbasis electronic-government ‘’ ujarnya.

Lebih  lanjut, kata Tjahjo Kumolo, Program-program tersebut merupakan bentuk fasilitas Pemerintah Pusat untuk mendorong Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kinerja pelayanan public. Pemerintah berharap pelayanan public oleh Pemerintah Daerah senantiasa meningkat,  dalam pelayanan warga negara maupun kepentingan dunia usaha melalui pelayanan perijinan dalam rangka kemudahan berusaha, peningkatan investasi, dan peningkatan daya saing daerah. (press)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar