Sosialisasi Membangun Budaya Anti Gratifikasi Plt Bupati Sri Mulyani Melarang Gratifikasi Bagi Pejabat dan Pegawai Pemerintah - klakon.com

HEADLINE:

Sabtu, 29 April 2017

Sosialisasi Membangun Budaya Anti Gratifikasi Plt Bupati Sri Mulyani Melarang Gratifikasi Bagi Pejabat dan Pegawai Pemerintah

Sosialisasi Membangun Budaya Anti Gratifikasi

Plt Bupati Sri Mulyani Melarang Gratifikasi Bagi Pejabat dan Pegawai Pemerintah

KLAKON.com—Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, melarang kepada seluruh pejabat dan pegawai pemerintah setempat, untuk memberi atau menerima hadiah atau pemberian kepada siapapun yang berhubungan dengan jabatan atau pekerjaannya.  Maka kepada yang menerima diwajibkan untuk melaporkan setiap gratifikasi yang pernah diterima kepada KPK melalui Unit Pengendalian Gratifikasi kabupaten Klaten,”tegas Sri Mulyani, pada acara Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dilingkungan Pemkab Klaten.

[caption id="attachment_430" align="alignleft" width="646"] Sosialisasi Membangun Budaya Anti Gratifikasi Oleh Tim Bidang Pencegahan KPK. (Foto/dok/KLAKON.com)[/caption]

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, pengertian Gratifikasi menurut ketentuan yang berlaku adalah bentuk pemberian dalam arti luas, termasuk pemberian betuk uang, barang, rabat (discon), komisi, pinjaman tanpa bunga,  tiket perjalanan, fasilitas peginapan, perjalanan wisata, pengobatan gratis dan fasilitas lain. “Pemberian yang melibatklan pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap,”tandasnya.

Masih kata Plt bupati, maka perlu ada upaya pengendalian gratiifikasi sebagai bagian dari upaya pembangunan suatu sistem pencegahan korupsi yang bertujuan untuk mengendalikan penerimaan gratifikasi. Dengan demikian diharapkan berdampak pada terbentuknya aparatur pemerintah yang berintegritas, citra positif dan kredible yang akhirnya masyarakat dapat menikmati layaan publik yang baiik berkualitas dan memuaskan tanpa ada gratifikasi.”

 Kegiatan yang diikuti sedikitnya 600 peserta dari unsur pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat, kepala unit pelaksana tehnis daerah (UPTD), kepala desa  dan perwakilan kepala sekolah, Jum’at ( 28/04/2017) di gedung pendapa kompleks perkantoran Pemkab Klaten.

Sebagai nara sumber dalam sosialisasi ini adalah tim dari Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi  Republik Indonesia (KPK RI) dipimpin, Sugiharto tersebut , mengetengahkan tema “Membangun Budaya Anti Gratifikasi” dalam upaya terbangunnya sistem pencegahan Korupsi, meningkatkan pengetahuan aparat yang berintegritas dan berperilaku bersih. (Press)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar