Togatomas Gantiwarno Ramai-ramai Ikuti Pelatihan Bela Negara - klakon.com

HEADLINE:

Kamis, 13 April 2017

Togatomas Gantiwarno Ramai-ramai Ikuti Pelatihan Bela Negara

[caption id="attachment_360" align="alignnone" width="600"] Togatomas Gantiwarno Sedang Mengikuti Penyuluhan Pelatihan dan Pemantapan Bela Negara di Pendopo Balai Desa Mlese[/caption]

KLAKON.com—Sedikitnya  175 warga desa Mlese dan sekitarnya ramai-ramai mengikuti kegiatan Penyuluhan Pembinaan dan Pemantapan Bela Negara dalam rangka Program Tentara Manunggal Masuk Desa Sengkuyung tahap 1 tahun 2017, Rabu (12/4) di Balai Desa Mlese kecamatan Gantiwarno Klaten.

Penyuluhan Pembinaan dan Pemantapan Bela Negara adalah untuk memberi gambaran tentang ancaman, tantangan , hambatan dan gangguan (ATHG ) dari kelompok radikal dan kelompok lain yang merongrong kelangsungan hidup bangsa dan negera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Disamping itu juga untuk memberi bekal mental dan pengetahuan kepada peserta, sehingga memiliki sikap mental dan pola pikir yang sama dalam mengatasi ATHG serta tidak terpengaruh kelompok perongrong,”ujar Raden Sujana selaku ketua panitia penyelenggara .

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Wahyudi Martono mewakili Plt Bupati Klaten Sri Mulyani, dalam sambutan tertulisnya mengatakan, penyuluhan diikuti oleh 175 peserta berasal dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Kegiatan ini  dimaksudkan untuk membangkitkan semangat nasionalisme, memahami lebih dalam tentang arti bela negara serta mengaplikasikan semangat bela negara dalam kehidupan sehari-hari bagi para peserta,”ujarnya

Lebih lanjut dikatakan, problema kebangsaaan merupakan masalah bangsa yang harus disikapi dengan bhakti nyata. Pemerintah telah mengambil beberapa program yang bermuara pada kokohnya sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Melihat substansi acara yang diselengarakan semua berharap agar kegiatan dapat terus ditingkatkan, untuk dapat mewujudkan kabupaten Klaten yang Maju Mandiri dan berdaya saing. Maka kesadaran dan tanggung jawab tersebut harus diterjemahkan dengan bhakti nyata yang dimulai dari diri sendiri, selanjutnya diharapkan mampu membawa kemslahatan bagi seluruh masyasrakat Indonesia.

” Dengan program ini diharapkan dapat membantu memantapkan semangat kebangsaan, kesadaran bela negara dan disiplin nasional, dalam menjaga tetap tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia “ ujarnya. (Press)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar