Enam Hari Setelah OTT Camat Manisrenggo Jadi Tersangka Dugaan Pungli - klakon.com

HEADLINE:

Rabu, 03 Mei 2017

Enam Hari Setelah OTT Camat Manisrenggo Jadi Tersangka Dugaan Pungli

 

KLAKON.com – Hanya butuh waktu enam hari Jajaran Kepolisian Polres Klaten untuk menetapkan camat Manisrenggo, Purnomo Hadi, sebgai tersangka kasus dugaan tindak pidana pungutan liar (Pungli) terkait pensertifikatan tanah. Penegasan tersebut disampaikan Ketua tim Saber Pungli, Klaten, Jawa Tengah, Kompol Heri Sutanto saat gelar perkara di Mapolres klaten Selasa (2/05/2017).

 

[caption id="attachment_447" align="alignleft" width="223"] Camat Manisrenggo Purnomo Hadi. (Foto/Boen/KLAKON.com)[/caption]

"Berdasarakan barang bukti yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana korupsi nomor  12 A UU RI no 31 tahun 1999 tentang pembarantasan tindak pidana korupsi sebagi mana telah dirubah  UU  RI   no 20 tahun  2001 tentang pemberantasan  tindak pidana korupsi  yungto pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman  pidana dibawah lima tahun sehingg yang bersangkutan tidak ditahan”, demikian disampaikan ketua tim saber punli dihadapan sejumlah wartawan.

Menurut Kompol Heri Sutanto, penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka setelah petugas berhasil mengumpulkan beberapa alat bukti serta data pendukung. Dalam hal ini juga memintai keterangan dari 6 orang saksi, dimana semua mengarah pada dugaan yang disangkakan.  Berdasar keterangan dan alat bukti itulah maka tim saber pungli Klaten menetapkan yang berangkutan sebagai tersangka.

Lebih lanjut kata dia, terbongkarnya kasus dugaan tindak pidana pungli oleh oknum camat Manisrenggo berkat adanya aduan masyarakat melalui kotak wadul Kapolres yang ada di kantor Polsek Manisrenggo. Berawal dari aduan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya menemukan uang sebesar Rp 300 ribu di laci meja tugas camat. selain uang tim saber pungli juga menemukan buku register  yang bersisi daftar nama 144 warga yang mengajukan surat keterangan pensertifikatan tanah yang diduga juga terkena pungutan liar sejak tahun 2016. “Kami akan terus dalami kasus ini dan mengusut hingga tuntas”, ujar Ketua Saber Pungli, Kompol Heri Sutanto yang juga Wakapolres Klaten, itu.

Terpisah, terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam  dalam kasus dugaan pungli pensertifikatan tanah, Camat Manisrenggo Purnomo Hadi sangat menyayangkan penetapan dirinya sebagai tersangka sangat tiba –tiba dan seakan dipaksakan. Selain itu dirinya membantah telah melakukan apa yang dituduhkan. Namun sebagai warga negara dan abdi masyarakat yang baik, dirinya akan tetap mengikuti proses hukum yang berlaku.

Meskipun demikian, semua tuduhan hingga dijadikan tersangka, dirinya tidak akan tinggal diam. Sebagai upaya pembelaan atas semua yang dituduhkan, dirinya akan segera mencari bantuan hukum dengan menunjuk salah satu pengacara.” Untuk keterangan lain-lain akan saya sampaikan nanti setelah saya menunjuk kuasa hukum”, ujarnya.

Menurut Purnomo Hadi, banyak kejanggalan dalam proses penetapan dirinya sebagai tersangka, apalagi pemeriksaan saya kemarin tidak terkait OTT.  Selain itu pelapor yang kehilangan sertifikat dan penyebab dirinya dijadikan tersangka, saat ini usia pelapor baru 15 tahun, masih dibawah umur. Sementara masalah uang tiga ratus ribu didalam map yang ada dilaci saya, tidak saya sentuh samasekali,  bahkan uang tersebut akan saya kembalikan jika orang tersebut datang. Tapi ternyata dia tidak pernah datang lagi.” (der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar