Pukul Kenthongan Tandai Penutupan TMMD Sengkuyung 1 Tahun 2017 - klakon.com

HEADLINE:

Jumat, 05 Mei 2017

Pukul Kenthongan Tandai Penutupan TMMD Sengkuyung 1 Tahun 2017

 

 

[caption id="attachment_484" align="alignleft" width="658"] Dandim 0723 Klaten, Letkol Inf Bayu Jagad dengan Sekda Klaten, Jaka Sawaldi Pukul Kenthongan. (foto/dok/KLAKON.com)[/caption]

KLAKON.com—Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun anggaran 2017. Kamis ( 04/05) di lapangan desa Mlese kecamatan Gantiwarno Klaten diselenggarakan upacara penutupan kegiatan. Upacara diikuti sekitar 800 peserta dari unsur TNI, POLRI, LINMAS, Aparat Sipil negara (ASN), Ormas, OSIS dan Pramuka, ditandai dengan pemukulan Kenthongan oleh Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Bayu Jagat. Sementara itu, penanda-tanganan Berita Acara Serah Terima Kegiatan kepada pemkab Klaten, diwakili Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Sri Mulyani, disaksikan Muspida, Pimpinan DPRD, kepala Organisasi perangkat daerah (OPD) dan undangan lainnya

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0723/Klaten, Kapten Infantri Ronggo Basuki selaku Perwira Pelaksanaan TMMD 2017 mengatakan, kegiatan TMMD Regular ke 98 dan Sengkuyung Tahap 1 Klaten selama sebulan mulai tanggal 5 April hingga 4 Mei 2017 dipusatkan di desa Mlese Gantiwarno.

Kegiatan dilakukan bersama antara TNI dan masyarakat serta komponen instansi terkait lainnya, mampu menbhemat dana sebesar Rp. 103,4 juta, Karena bila dikerjakan secara borongan menghabiskan dana Rp. 585,6 juta dikerjakan memalui TMMD hanya mengeluarkan Rp. 382,2 juta, memanfaatkan dana dari dari APBD jateng Rp. 187,2 juta dan APBD Klaten 175 juta serta swadaya masyarakat sebesar Rp. 20 juta.

Lebih lanjut Ronggo Basuki mengatakan, TNMD tahun 2017 Klaten  mengerajakan sasaran Kegiatan Fisisk berupa betonisasi Jalan sepanjang 1.300 Meter Lebar 3 Meter dan tebal 10 CM. Disamping itu juga rehap rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak enam unit, jamban keluarga enam unit serta bantuan keagamaan untuk rehab masjid satu unit.

‘’ kegiatan non fisik berupa penyuluhan membangun semangat bela negara, pemanfaatan lahan dengan Hidroponik dan lainnya, serta pelayanan KB dan Kesehatan serta kegiatan khusus berupa kesenian dan olah raga “ jelasnya.

Dandim 0723/ Klaten Letkol Infantri Bayu Jagat mengemukakan, mekanisme program TMMD diawali dan disusun dengan system bottom up planning dari musyawarah atau rembug desa, dilanjutkan di tingkat kecamatan dan kabupaten, Kemudia pengerjaanya dilakukan dengan TMMD yang melibatkan unsur TNI, masyarakat dan komponen bangsa yang lain.

‘’ Penentuan sasaran TMMD membutuhkan proses panjang melibatkanan masyarakat secara langsung kemudian dipilih yang paling mendesak, agar masyarakat merasakan manfaat kegiatan secara maksimal ‘’ ujarnya. (Hyo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar