Karnaval Budaya Klaten Warga Berjubel Penuhi Jalan Protokol - klakon.com

HEADLINE:

Senin, 21 Agustus 2017

Karnaval Budaya Klaten Warga Berjubel Penuhi Jalan Protokol

KLAKON.com—Karnaval budaya dalam rangka memeringati hari jadi Klaten ke 213 dan HUT Kemerdekaan RI ke 72 disambut antusias warga masyarakat. Terbukti dari orang tua, anak muda dan anak-anak yang menyaksikan parade budaya berjubel memenuhi sepanjang jalan protokol hingga panggung kehormatan di depan Gedung Sunan Pandanaran komplek RSPD Klaten, Sabtu (19/8/2017).

[caption id="attachment_695" align="alignleft" width="1024"] Peserta kirab budaya parade Srikandi (Foto; KLAKON.com/Boendher Sasmito)[/caption]

Puluhan kelompok peserta karnaval budaya memulai start pada pukul 14,30 WIB dari Monumen Juang 45 berjalan sepanjang jalan protokol dengan memamerkan kebolehan aneka seni budaya, kesenian reok dan jathilan adalah yang mendominasi kirab budaya kali ini.  Yang lebih spektakuler adalah penampilan kelompok Amigo grup, dengan mengangkat budaya Nias, selain tari-tarian yang rancak juga ada lompat batu Nias, hingga banyak pemirsa yang histeris kegirangan.

[caption id="attachment_696" align="alignleft" width="300"] Paskibraka dalam kirab budaya HUT Kemerdekaan RI ke 72 (Foto; klakon.com/Boendher Sasmito)[/caption]

Imbasnya, areal kanan kiri badan jalan, bahkan panggung kehormatan pun nampak dijejali oleh warga agar bisa melihat pertunjukan dari dekat.

Padahal sebelumnya, Kepala Disbudparpora Klaten Joko Wiyono sudah mengantisipasi membludagnya penonton dengan pagar besi pembatas penonton karnaval itu bertujuan agar tidak terjadi kerusakan pada tanaman trotoar.

Adalah Jayanti (43) warga Manisrenggo mengatakan, ia memilih untuk menghindar dari desak-desakan ribuan penonton karena takut tergencet, karena dia membawa anaknya yang masih balita. Saya pilih melihat dari bawah panggung kehormatan ini, selain agak longgar tempatnya, dijamin bisa menyaksikan pertunjukan dari dekat, meski sempat dikata-katain petugas.” Tadi sempat diomelin petugas, tapi nekad saja demi bisa melihat karnaval dari dekat,” kata Yanti

Terkait, Mulyanto warga Trucuk, berharap agar kedepan pemkab Klaten lebih baik lagi dalam menata acara karnaval, sehingga semua warga bisa menyaksikan dengan tertib dan nyaman. Berjubelnya penonton dikarenakan jarak kirab yang pendek. Kalau tahun sebelumnya panggung kehormatan di depan rumah dinas Bupati, sekarang hanya sampai di depan RSPD. “Seyogyanya perlu dipikirkan lagi hal-hal seperti ini agar tidak terulang tahun depan. (sas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar