Pemkab Klaten Usulkan Tambahan formasi 3300Tenaga Pendidik - klakon.com

HEADLINE:

Sabtu, 18 November 2017

Pemkab Klaten Usulkan Tambahan formasi 3300Tenaga Pendidik

 

[caption id="attachment_941" align="alignleft" width="715"] Sambang Warga Kecamatan Ngawen, Pemkab Klaten usulkan 3300 tambahan tenaga pendidik. (Foto/dok/KLAKON.com)[/caption]

KLAKON.com --Pemerintah kabupaten Klaten telah beberapa kali mengusulkan formasi tenaga pendidik daerah setempat yang banyak mengalami kekuarangan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Repuiblik Indonesia (MenPAN RI). Karena daerah setempat ssat ini mengalami kekuarangan tenaga pendidik yang jumlahnya mencapai ribuan orang, dan usulan formasi tersebut angkanya mencapai 3.300 orang.

Hal itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani  menjawap pertanyaan masyarakat dalam acara SAMBANG WARGA DENGAN PLT BUPATI KLATEN di balai Desa / Kecamatan Ngawen Klaten, Selasa (14/11/2017). Kegiatan diikuti oleh sekoitar 300 peserta unsur dari Muspika, Dinas kecamatan, para kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat tersebut ditandai dengan penada tanganan MOU BPJS Kesehatan Boyolali dengan Dirketur BUMDes desa Manjungan yang menyertakan 300 warga yang belum  ikaver pemerintah.

Kewenangan pengisian formasi aparatur sipil negara, kata bupati memang di tangan Menpan RI, dan Pemerintah kabupaten sifatnya hanya mengusulkan formasi yang dibutuhkan, sehingga daerah hanya menunggu kebijakan pusat. Sementara pengadaan atau mengangkat tenaga kontrak memang belum saatnya dilakukan, karena hal tersebut harus di;lakukan dengan banyak pertimbangan.

Pada bagian lain, Plt Bupati mengatakan, penataan lampu peerangan jalan umum di jalan propinsi menjadi kewenangan pemerintah propinsi Jawa Tengah. Terkait hal tersebut Pemkab juga sudah sering mengusulkan pengadaanlampu penenrangan jalan Jatinom yang melewati wiloayah kecamatan Ngawen, namkun hingga saat ini belum ada kepastian kapan akan dilaksanakan p-emasangannyha.

Hubungannya xdengan pencairan Dana Desa tahap dua yang waktunya tinggal satu setengah Bulan Plt bupati mengatakan, sampai saat ini masih terdapat 30 desa dan empat diantaranya dari kecamatan Ngawen yang belum menyeleseikan administrasi penciran dana desa tahap pertama. Sehubungan hal tersebut desa-desa yang belum menyeleseikan kewajibannya untuk segera memenuhinya agar tidak menghambat pencairan dana desa yang lain.

Terpisah kepala Dispermasdes, Joko Purwanto menjawab pertanyaan wartawan mengatakan, pihaknya telah meminta kepada desa-desa (30 desa) yang belum menyeleseikan administrasi pencairan dana desa tahap pertama. Diharapkan pekan ini permasalaaan tersebut dapat terseleseikan, agar pencairan dana desa tahap 2 bisa segera dilaksanakan untuk menyeleseikan pekerjaan yang telah selesei diprogramkan sebelumnya. (Ver)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar