Diduga Hasil Lelang Tanah Kas Desa Tidak Transparan, Puluhan WargaDompyongan Gruduk Balai Desa - klakon.com

HEADLINE:

Kamis, 01 Februari 2018

Diduga Hasil Lelang Tanah Kas Desa Tidak Transparan, Puluhan WargaDompyongan Gruduk Balai Desa

Puluhan warga Desa Dompyongan, melakukan aksi protes terkait lelang tidak transparan di Balai Desa Setempat (Foto/dok/klakon.com)

KLAKON.com –  Dengan meneriakkan yel-yel tanda protes, puluhan orang warga Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, mendatangi kantor desa setempat. Sekitar pukul 09.30 WIB. Warga berjalan menuju kantor desa Dompyongan sambil melampiaskan kekesalan atas kebijakan pemerintah desa Setempat. Sambil duduk mereka melakukan orasi meminta kepada Kepala Desa (Kades) untuk membatalkan hasil lelang dan mengulang lelang kembali.

Hal tersebut dipicu adanya dugaan hasil lelang tanah kas desa yang tidak transparan, warga menilai harga lelangnya terlalu rendah.

“Kita jangan hanya diam saja. Ini adalah rumah kita, kalau ada kebijakan kepala desa yang tidak transparan kita tidak boleh diam, apa kita rela tanah desa disewakan dengan harga jauh dari standar,”seru Widodo, selaku koordinator aksi yang juga anggota BPD Desa Dompyongan.

Masih kata Widodo,tanah kas desa seluas 4 hekatre tersebut hanya disewa Rp73 juta per tahun. Selain itu, ada dugaan pemerintah desa menyembunyikan hasil lelang yang sebenarnya.

"Harga lelang terlalu murah, ini harus ada lelang ulang dan harus transparan,"ujarnya berapi-api..

Senada, Sutrisno, anggota BPD lainnya, mengatakan bahwa kades juga mengingkari kesanggupan menggunakan lahan kas untuk kandang ternak terpadu. Namun dalam Musrenbang desa, kades menyatakan tidak bisa karena merupakan lahan hijau.

"Pak Kades sudah mengingkari janji warga, awalnya memperbolehkan lahan kas desa di gunakan untuk kandang, tetapi setelah Musrenbang kades menolak karena areal lahan hijau,”ujarnya.

Sementara, ketika mau dikonfirmasi, Kades bersama Babinkamtipmas dan perwakilan dari pemerintahan kecamatan Jogonalan sedang melakukan mediasi dengan perwakilan warga di aula kantor desa setempat. (sas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar