Bantaran Sungai Ujung di Poles jadi Taman Untuk Destinasi WisataMengasyikkan - klakon.com

HEADLINE:

Senin, 12 Maret 2018

Bantaran Sungai Ujung di Poles jadi Taman Untuk Destinasi WisataMengasyikkan


Taman Bantaran Sungai Ujung, yang dulu kumuh dan kotor, sekarang di sulap jadi Taman Asri wahana untuk santai keluarga pada waktu sore hari. (Foto/Dok/KLAKON.com)
KLAKON.com – Kesan kotor dan kumuh yang selama ini menghiasi bantaran Sungai Ujung di Kecamatan Wedi, tepatnya bantaran di sebelah barat Jembatan Jagalan di Jalan Raya Wedi-Bayat itu, sekarang sudah tidak tampak lagi. Malah yang ada sekarang kondisi sebaliknya, bersih, indah dan asri, sangat mengasyikkan untuk bersantai menikmati Sunset, saat-saat matahari akan tenggelam.

“Ini namanya Taman Kenteng-Trimasan atau disingkat Kentri. Luasnya sepanjang hampir 300 meter di bantaran Kali Ujung,” kata Roby Rumaniogi warga Desa Pandes Wedi.

Menurutnya, sesuai namanya, bantaran sungai ujung yang dipoles menjadi taman rekreasi ini terletak di wilayah Dukuh Trimasan dan Dukuh Kenteng, Desa Kalitengah. Dua warga padukuhan yang masih satu Rukun Warga (RW) ini ‘babat- babat alas’ sejak Desember tahun lalu.

“Tadinya bantaran sungai ujung ini dipenuhi rimbunan pohon bambu terkesan kotor dan menyeramkan karena rimbunnya pohon bambu ori. Atas inisiatif warga, kemudian bantaran itu ramai-ramai bergotong royong membersihkan tempat tersebut. “Setiap hari Minggu atau hari biasa pas longgar, warga gotong royong cabut rumput, bikin area refleksi injak batu, dan lain-lain. Dananya, 50 persen bantuan desa dan 50 persen swadaya masyarakat,”tuturnya.

Lebih lanjut, kata Roby, meski pembangunan belum 100 persen rampung, tetapi Taman Asri di bantaran sungai ujung ini, tiap sore selalu dipenuhi puluhan warga, khususnya orangtua yang mengajak anak-anaknya, sekedar duduk-duduk santai lesehan di atas rumput taman, sambil menikmati datangnya sunset seraya menyuapi makan anaknya.

Ada juga para anak muda yang sekedar datang nongkrong dan foto-foto. Bahkan ada yang membawa alat pancing. Mereka duduk di tepi sungai Ujung menanti umpannya dimakan ikan sembari cuci mata melihat pengguna jalan yang melintas di Jembatan Jagalan, Wedi.

“Kalau pagi hari itu seringnya dipenuhi lansia. Karena di taman ini kan ada lintasan refleksi injak batu sepanjang 60 meter. Biasanya mereka setelah jogging langsung terapi injak batu. Nantinya Taman ini juga akan dilengkapi gazebo dan fasilitan bermain anak- anak. Silakan datang kesini untuk rekreasi gratis, menyambut sang surya pulang.”  (N’der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar