Bupati Klaten Ajak 850 ASN Bersihkan Enceng Gondok Di Rowo Jombor - klakon.com

HEADLINE:

Senin, 12 Maret 2018

Bupati Klaten Ajak 850 ASN Bersihkan Enceng Gondok Di Rowo Jombor



Gotong royong Gerakan bersihkan Enceng Gondok di OW Rowo Jombor. (Foto/Dok/KLAKON.com)

Bupati Klaten Sri Mulyani ajak ASN ikut terjun langsung membersihkan Enceng Gondok di Obyek Wisata Rowo Jombor. (Foto/Dok/KLAKON.com)


KLAKON.com – Melihat semrawut, kotor  dan kekumuhan akibat tanaman liar enceng gondok yang tumbuh memenuhi Obyek Wisata Rowo Jombor, membuat bupati Klaten Sri Mulyani cancut gumregut, bertindak cekatan mengerahkan bawahannya membersihkan Rowo Jombor.

Sedikitnya 850 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Klaten, diajak  menggalakkan  Gerakan Bersih-Bersih Eceng Gondok Rowo Jombor (Geber Endok Rojo) di Obyek Wisata Rowo Jombor yang berada di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jumat (9/3/2018) pagi.

Gotong-royong pembersihan eceng gondok ini diikuti Bupati Klaten Sri Mulyani, Sekda Klaten Jaka Sawaldi, staf Ahli Bupati Klaten, Asisten Sekda Klaten, dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten.

Wahyu Prasetyo Staf Ahli Bupati Klaten, mengungkapkan, kegiatan gotong-royong membersihkan eceng gondok dilakukan karena kondisi OW Rowo Jombor saat ini sudah sangat kotor dipenuhi oleh tumbuhan liar eceng gondok. “Gotong-royong membersikan Rowo Jombor dari eceng gondok ini sesuai perintah lisan Bupati Klaten,” ungkapnya.

Masih kata dia, jajaran ASN yang ditugaskan gotong-royong di Rowo Jombor berkumpul di halaman Pendopo Pendopo Klaten pukul 07.00 WIB. Kemudian, mereka berangkat bersama-sama. Mereka membawa peralatan untuk gotong-royong seperti cangkul, sabit, keranjang, dan sebagainya.

Adapun yang ikut gotong-royong sebanyak 36 OPD. Setiap OPD wajib menugaskan antara 10 sampai 20 orang ASN untuk mengikuti gotong royong di Rowo Jombor ini. Lokasi gotong royong ini dibagi menjadi empat tempat, yaitu sisi barat, sisi selatan, sisi timur, dan sisi utara sebelah timur.

Mereka bertugas mengambil eceng gondok yang sudah ada di tepian Rowo Jombor untuk diangkat ke atas tanggul Rowo Jombor lalu dimasukkan dalam keranjang. ”Sampah ini lalu dinaikkan ke mobil pikc up dan truk yang sudah disiapkan, kemudian dibuang di tempat yang sudah disiapkan,”ujarnya. (N’der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar