Jaga Kerukunan dan Keharmonisan Umat Beragama FKUB Klaten DeklarasiPerangi Hoax - klakon.com

HEADLINE:

Jumat, 16 Maret 2018

Jaga Kerukunan dan Keharmonisan Umat Beragama FKUB Klaten DeklarasiPerangi Hoax

Deklarasi perangi berita Hoax dan dialog Pemuda Lintas Agama, di Gedung Wanita Klaten. (Foto/Dok/KLAKON.com)
KLAKON.com – Untuk tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan hubungan umat beragama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten menggelar Dialog Pemuda Lintas Agama, dengan tema “Peran pemuda dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan hubungan antar umat beragama” ini bertujuan untuk menjalin kerukunan umat beragama serta menanggulangi maraknya berita bohong atau hoax.

Ketua FKUB Kabupaten Klaten Syamsudin Asrofi, mengatakan, dialog pemuda lintas agama ini dimaksudkan untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu menciptakan kerukunan umat beragama, serta mampu menanggulangi berita bohong atau hoax.

“Anak muda zaman sekaranng adalah generasi muda yang mempunyai kemampuan dalam bidang IT (informasi dan teknologi). Kita berharap, anak-anak muda sekarang dapat menjaga kerukunan dan menjalin keharmonisan hubungan antar umat beragama, serta bisa menangkal berita bohong atau hoax. Karena maraknya berita hoax dapat mengganggu kerukunan umat,”kata Syamsudin Asrofi.

Adapun deklarasi yang disepakati, yakni, 1. Kami FKUB Kabupaten Klaten dengan tegas melawan adanya pemberitaan palsu atau hoax yang beredar di media sosial. 2. Kami tidak akan terpengaruh dan terprovokasi adanya berita, informasi yang tidak jelas atau hoax yang akan mengganggu kerukunan dan ketenteraman antar umat beragama di Kabupaten Klaten. 3. Kami ikut mensukseskan Pilkada serentak, Pilgub, Pilpres, Pileg, dengan damai tanpa adanya penyebaran berita hoax. 4. Kami FKUB Klaten mendukung upaya kepolisian Republik Indonesia dan Polres Klaten dalam penegakan hukum terhadap pelaku hoax dan ujaran kebencian.

Sementara itu, deklarasi yang diselenggarakan Kamis (15/3/2018) di Gedung Wanita Klaten, menampilkan narasumber Mustofa dari Pengurus Bidang Pustaka dan Media Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengatakan, hoax adalah berita bohong atau berita yang semestinya tidak beredar di masyarakat.

“Namun hoax ini bisa terjadi (muncul) lantaran sudah mendekati pemilihan kepala daerah (Pilkada). Karena cara itulah yang paling efektif untuk menjatuhkan lawan. Maka, pihak yang  menggunakan cara-cara kotor (menyebarkan hoax) ini harus dilawan,”ujarnya. (N’der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar