Kodim 0723/Klaten Panen Raya Padi Di Desa Gaden Trucuk - klakon.com

HEADLINE:

Jumat, 16 Maret 2018

Kodim 0723/Klaten Panen Raya Padi Di Desa Gaden Trucuk



Dandim 0723/Klaten, Letkol Inf Eko Setyawan saat melakukan panen raya padi perdana diareal persawahan Desa Gaden, Kecamatan Trucuk, Klaten. (Foto/Dok/KLAKON.com)
KLAKON.com – Ikut berberan sebagai satgas pangan, jajaran TNI Komando Distrik Militer (Kodim) 0723/Klaten mengawali panen raya padi di Desa Gaden, Kecamatan Trucuk, Klaten.

Hadir dalam panen raya ini Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setyawan, perwakilan dari Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Klaten, Pimpinan PT Petrokimia Gresik Agus Andriansyah Nugroho, petani desa setempat, dan undangan lainnya, Kamis (15/3/2018).

Secara umum kondisi tanaman padi di Kabupaten Klaten dalam kondisi mengembirakan, rata-rata produksi padi mencapai 8,6 ton per-hektarenya. Di kabupaten Klaten capaian serapan gabah pada 2018 sebesar 13,750 ton beras. Dengan kenyataan ini, pihaknya  merasa gembira  dan berharap  target serap gabah di Klaten dapat terpenuhi. Dengan upaya khusus pertanian dan selalu mendampingi petani dalam bercocok tanam, saya yakin, target serapan gabah akan melebihi 100%.

“Dalam hal ini kami optimis tercapai, dari target serap gabah sebesar 13, 750 ton beras pada tahun 2018  hingga pertengahan Maret, capaiannya sudah mencapai sekitar 18 persen,” kata Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setiawan, seusai melakukan panen raya padi di Trucuk.

Sementara itu, Kepala Bidang  Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten, Joko Siswanto mengatakan, target produksi di Klaten dengan luas lebih dari 33 hektare sebanyak  430 ribu ton gabah kering giling.

“Hingga pertengahan Maret ini panen padi seluas 10, 350 hektare, surplus beras  sangat optimis. Pada tahun 2017 surplus beras mencapai 142 ton atau mengalami kenikan dibanding tahun 2016 yang hanya sebesar 135 ton beras,”ujarnya

Terkait, Pimpinan PT Petrokimia Gresik, Agus Andriansyah Nugroho, mengajak para petani untuk menggunakan pupuk secara berimbang. Karena hal ini akan membuat tanah menjadi sehat dan subur sehingga mampu menghasilkan panen yang optimal.

“Petroganik adalah pupuk organik dengan kandungan Zink sebesar 2.00 ppm dan sulfur serta NPK. Phonska Plus  merupakan pupuk yang sangat berimbang dan membuat tanah menjadi sehat dan subur sehingga dapat memaksimalkan hasil panen,”ujarnya.

Masih kata dia, petani perlu mencoba pupuk organik dari PT Petrokimia yang memiliki kandungan bagus ini. “Tujuannya agar hasil panen yang akan datang dapat melimpah, sehingga terwujud swasembada pangan seperti yang diharapkan Pemerintah,”katanya. (N’der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar