Pemkab ajak Galakkan Program Ayo Wisata Ke Klaten - klakon.com

HEADLINE:

Sabtu, 17 Maret 2018

Pemkab ajak Galakkan Program Ayo Wisata Ke Klaten


Pemkab Klaten  dan Bengawan Solo Travel Mart, galakkan ajak Ayo Wisata ke Klaten. (Foto/Dok/KLAKON.com)
KLAKON.com – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Klaten mengapreasi ajang Bengawan Solo Travel Mart (BTM) 2018 yang memilih dua destinasi wisata di Klaten untuk dikenalkan ke pelaku bisnis biro perjalanan wisata. Pasalnya, Kabupaten Klaten mempunyai beragam potensi pariwisata yang sangat layak diolah dan dikembangkan.

“Suatu kehormatan bagi kami karena Kabupaten Klaten menjadi salah satu daerah tujuan dalam rangkaian kegiatan Bengawan Travel Mart,” kata  Sekretaris Daerah (Sekda) Jaka Sawaldi mewakili Bupati Sri Mulyani, Selasa (16/3/2018) di Umbul Ponggok

Lebih lanjut kata Jaka Sawaldi, Fam Trip ke Candi Plaosan dan Umbul Ponggok yang difasilitasi oleh Association of Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Solo sebagai sebuah upaya saling menguntungkan serta memajukan dunia pariwisata di Solo Raya, khususnya di Klaten.

Di sisi lain, terdapat banyak destinasi wisata potensial di Kabupaten Klaten, baik itu wisata religi maupun wisata alam. Jika ingin mengeksplorasi wisata candi terdapata Candi Sewu, Candi Bubrah, Candi Plaosan, serta Candi Merak. Sedangkan untuk wisata religi ada Makam Sunan Pandanaran dan Pujangga Raden Ngabehi Ronggowarsito.

Untuk objek wisata alam, Klaten memiliki Deles Indah, Rawa Jombor, Sumber Air Ingas di Desa Cokro Kecamatan Tulung, Museum Gula Jawa Tengah, Desa Pemancingan Janti, dan wisata snorkling di Umbul Ponggok. Pihaknya berharap Fam Trip ini dapat mempromosikan sekaligus mensukseskan program ‘AYO WISATA Ke KLATEN’.

“Meskipun begitu, berbagai hal harus dilakukan untuk pengembangan potensi pariwisata, salah satunya adalah tersedianya berbagai fasilitas pendukung, ketersediaan biro perjalanan dan wisata. Dengan demikian, pada akhirnya ASITA akan menghidupkan mata rantai yang terus berkembang, bermanfaat dan memiliki nilai guna bagi sektor-sektor yang lain,” paparnya. (Giet)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar