Tak Mau di Sebut Warga Nomor Dua Pengusaha Warga Keturunan Nguri-uriBudaya Gelar Kethoprak Dengan Lakon “Rebut Kuwasa” - klakon.com

HEADLINE:

Senin, 12 Maret 2018

Tak Mau di Sebut Warga Nomor Dua Pengusaha Warga Keturunan Nguri-uriBudaya Gelar Kethoprak Dengan Lakon “Rebut Kuwasa”


Pertunjukan budaya seni Kethoprak oleh Warga Keturunan yang tergabung dalam Perkumpulan Darma Bakti (PDB) di Panggung Pertunjukan di SD Kristen II Klaten. (Foto/Dok/KLAKON.com)





Bupati Klaten Sri Mulyani mengapresiasi pagelaran seni Kethoprak yang di peragakan oleh para pengusaha warga keturunan. (Foto/Dok/KLAKON.com)
KLAKON.com – Tidak mau disebut hanya sebagai warga negara Indonesia nomor dua, sejumlah pengusaha Klaten bertekad ikut nguri-uri dan mengembangkan budaya leluhur melalui budaya seni kethoprak.


Ketoprak pengusaha Klaten yang tergabung Perkumpulan Darma Bakti (PDB) digelar di Aula SD Kristen III Klaten, dengan lakon “REBUT KUWASA” dibintangi oleh legenda hidup bulutangkis dunia pemain tunggal putri dari Cina Huang Hua, yang tak lain istri pengusaha Yung Yung alias Candra Budi Darmawan. Istimewa dari pertunjukan Kethoprak, pada Sabtu malam (10/3/2018) ini ialah hampir seluruh pemainnya adalah pengusaha Klaten warga Indonesia keturunan (Tionghoa).

Edy Sulistiyanto selaku Ketua sekaligus penggagas pagelaran, mengatakan, budaya seni  ketoprak dengan dukungan pemain hampir semuanya warga keturunan ini, merupakan bentuk perwujudan harmonisasi  serta pembauran dimana kebersamaan dalam satu wadah NKRI merupakan harga mati. Selain itu melestarikan dan merawat budaya nenek moyang khsusunya budaya seni ketoprak sudah menjadi tanggung jawab kita semua agar tidak tergerus dengan budaya asing.

“Sebenarnya apa yang kita lakukan ini bukan apa-apa dan bukan yang pertama kali. Kami dengan perkumpulan Darma Bakti telah melakukan berbagai kegiatan baik sosial, seni, olah raga serta kemanusiaan, tanpa harus kita tampakkan. Namun karena yang ini sifatnya hiburan dalam rangka melestarikan kesenian tidak ada salahnya jika masyarakat juga tahu, jika kami warga keturunan juga peduli dan mampu berkarya nyata akan seni budaya jawa, khususnya ketoprak,” ujarnya.

Terkait, Candra Budi Darmawan alias Yung yung Kota Baru, mengungkapkan, telah siap tampil memainkan perannya sebagai Demang Jagal Warak, termasuk sang istri legenda Bulu Tangkis Huang Hua, yang berperan sebagai istrinya sebagai Nyi Demang.

“Istri saya hampir tiap hari latihan bahasa Indonesia dan Jawa agar bisa taampil maksimal dalam pertunjukana nanti. Namun bisa fasih, maka jangan heran jika saat dia tampil bukan tidak mungkin akan menggunakan tiga bahasa yakni Indonesia, Jawa dan cina,” ungkapnya.

Dalam lakon “REBUT KUWASA” menceritakan kisah Raden Jayakatwang yang berambisi merebut kekuasaan kerajaan Singosari. Padahal raja Singosari adalah Kartanegara yang tak lain besannya sendiri. Dalam kondisi ini munculah Raden Wijaya. Dengan segala kecerdikananya dia memanfatkan prajurit tar-tar milik Kubilai Khan untuk menumpas habis Jayakatwang yang berambisi menjadi penguasa Nusantara.

Adapun para peraga antara lain, Edy Sulistiyanto (AMIGO Group) akan memerankan salah satu tokoh Majapahit, Yung-Yung alias Candra Budi Darmawan(KOTA BARU dan Properti TAMAN ANGGREK menjadi Demang Jagal Warak, Huang Hua dari Cina didapuk sebagai Nyi Demang Jagal Warak, Aditia Sindoro alias Yang-Yang (INTI BESI) akan memerankan Raden Wijaya, Agus Handoyo (SETYA MAS) berperan sebagai Khubilai Khan..Tilung Produsen sele exspor SARI UTAMA, menjadi preman duet dengan Djunaedi pemilik NAGA MAS MOTOR dan Lidia Ong (17 JAYA) sebagai bakul wedang. (N’der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar