Bupati Tutup Pelaksanaan Tarling Di Pendopo Pemkab - klakon.com

HEADLINE:

Senin, 11 Juni 2018

Bupati Tutup Pelaksanaan Tarling Di Pendopo Pemkab

KLAKON.com - Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Senin mslam, 11 Juni 2018 mengikuti pelaksanaan sholat Isya dan tarawih yang dikemas dalam kegiatan  Tarawih Keliling (Tarling) putaran 8 atau putaran terakhir sekaligus menutup rangkaian kegiatan tarling tingkat Kabupaten Klaten yang diadakan di Pendopo Pemkab Klaten.

Bertindak selaku imam sholat Isya dan tarawih Ustadz Ahmad Syamsuddin SAg dan penceramah KH Drs Mukhlis Hudaf dari Batur  Ceper.

Dalam sambutannya Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, mengucapkan terimakasih kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Klaten beserta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah mengikuti semua rangkaian kegiatan tarling tahun 2018. Disertai doa semoga amal ibadah umat Islam di bulan Ramadhan ini senantiasa mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Selain itu, Bupati Sri Mulyani juga mengucapkan terimakasih kepada para pengurus Takmir Madjid yang dijadikan lokasi tarling yang telah menyiapkan segala sesuatunya sehingga tarling dapat berjalan lancar.

"Tujuan tarling salah satunya untuk mempererat jalinan silaturahmi antara ulama, Umaro dan masyarakat, benar-benar dapat terwujud dan bersinergi untuk mewujudkan visi Kabupaten Klsten yang maju mandiri dan berdaya saing," harap Bupati.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Klaten, H Bambang Sujarwo SE MSi dalam laporannya mengatakan, tarling Bupati Klaten beserta Forkompinda dan jajaran Kepala OPD digelar 8 putaran. Tarling pertama sekaligus pembukaan tarling di Rumah Dinas Bupati Klaten pada Jumat (18/5/2018), tarling kedua di Madjid Al Mubarokah Desa Talang, Bayat pada (21/5/2018), tarling putaran tiga di Madjid Baiturrahim Desa Sribit Delanggu pada (24/5/2018).

Kemudian, kata H Bambang Sujarwo, tarling putaran empat pada (28/5/2018) di Madjid Al Makmur Desa Basin Kecamatan Kebonarum, tarling putaran lima sekaligus peringatan Nuzulul Qur'an di Madjid Agung Al Aqsha Klaten pada (31/5/2018).

Selanjutnya, tarling putaran enam pada (4/6/2018) di Masjid Al Mubarok Dukuh Mangunan Suparnan, Desa Janti Polanharjo, tarling putaran tujuh pada (7/6/2018) di Madjid Baitul Hikmah Dukuh Tiyeng, Desa Ngemplak Seneng, Manisrenggo dan tarling putaran delapan sekaligus penutupan tarling diadakan pada (11/6/2018) di Pendopo Pemkab Klaten yang diawali dengan buka puasa bersama dengan 250 anak yatim piatu.

Lebih lanjut, kata Kabag Kesra, pada setiap pelaksanaan tarling, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani memberikan bantuan Rp 35 juta masing-masing untuk penyelenggaraan tarling Rp 10 juta, untuk pengadaan 75 paket sembako Rp 15 juta dan untuk Takmir Madjkesraid Rp 10 juta. Kemudian pada penutupan tarling di Pendopo Pemkab Klaten Bupati Hj Sri Mulyani berkenan menyantuni 250 yatim piatu.

Terkait, KH Drs Mukhlis Hudaf dalam mauidhoh hassnah mengatakan, sholat tarawih ada yang 8 rakaat, 20 rakaat, 36 rakaat bahkan ada yang 40 rakaat. Hal itu tidak masalah dan yang penting saling menghargai dan saling menghormati sehingga tidak ada yang mengaku paling benar sendiri.

Sementara itu,  KH Drs Mukhlis Hudaf, agar setiap OPD khususnya camat agar dapat mengikuti kegiatan tarling yang dijadwalkan Pemkab Klaten. Hal itu sangat benar agar dapat menjaga saling kebersamaan dan kekompakan.

KH Drs Mukhlis Hudaf mengisahkan, pada zaman Rosululah Muhammad SAW melarang orang yang bertikai atau tidak rukun dalam majelis doa, karena jika ada seorang yang tidak rukun maka Allah SWT tidak akan menurunkan rahmat. Kemudian pada tarling juga dihadirkan anak yatim piatu, hal itu sangat baik maka Allah SWT akan menurunkan berkah. Dikisahkan, ada orang yang pas-pasan namun tetap peduli anak yatim. Orang tersebut saat pulang judi melihat anak yang menangis dan anak tersebut diajak pulang dan dirawat dengan baik. Saat tidur mimpi kiamat akan dilemparkan Malaikat Zabaniyah ke neraka namun malaikat dilarang anak kecil. Dan muncul suara agar malaikat melarang  melempar orang tersebut ke Neraka dan anak yang melarang tersebut anak yatim. piatu.

Pada zaman Rosululah Muhammad SAW disahkan ada wanita yang akan mendahului Nabi masuk surga. Hal itu karena wanita tersebut banyak merawat anak yatim piatu.
Menurut KH Drs Mukhlis Hudaf, jangan mimpi masuk surga kalau tidak beriman dan jangan mengaku beriman kalau tidak saling mengasihi dan saling menolong. Serta mencegah kedzaliman orang lain dengan rasa kasih sayang dan bukan saling membenci dan itu sesuai ajaran Rasulullah Nabi Muhammad SAW dan sesuai dasar Negara Indonesia yakni Pancasila untuk saling menghormati dan saling menghargai.

Tampak hadir jajaran Forkompimda Klaten pada penutupan tarling antara lain Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono, Dandim 0723 Klaten Letkol Eko Setyawan SE serta unsur Forkompimda Klaten lainnya. Kemudian jajaran pejabat yang hadir antara lain Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM, Staf Ahli Bupati Klaten, Asisten 1 Setda Klaten dr Rony Roekmito MKes, Asisten 2 Setda Klaten Drs H Purwanto AC MSi, Asisten 3 Setda Klaten H Sri Winoto SH, jajaran kepala dinas, kepala badan, kepala kantor, kepala bagian serta sejumlah pejabat lainnya. (N'der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar