GIIAS Lounching AMMDes, GAIKINDO Tepati Janji Lebih Baik - klakon.com

HEADLINE:

Kamis, 26 Juli 2018

GIIAS Lounching AMMDes, GAIKINDO Tepati Janji Lebih Baik


KLAKON.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) tanggal 2-12 Agustus 2018 akan menghadirkan pameran mobil GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS). Rencana akan dibuka Presiden RI Joko Widodo, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Ketua Penyelenggara Rizwan Alamsjah, dalam keterangannya mengatakan, tahun ini GIIAS mendapatkan dukungan langsung dari Asosiasi Insustri Mobil Internasional (Organisation Internationale des Constructeurs d’Automobiles, OICA).

"Ini merupakan bukti bahwa kontribusi dan dukungan terhadap perkembangan industri otomotif di Indonesia sangat besar," kata Rizwan Alamsjah.



Menurut Rizwan yang juga Katua III GAIKINDO,  berarti GIIAS tahun 2018 akan mendapatkan lebih banyak perhatian dari industri otomotif internasional yang sekarang ini sedang tumbuh dan berkembang pesat. “GAIKINDO akan menghadirkan GIIAS 2018 dengan penyajian yang lebih baik dan menarik dari segala sisi dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya” ujar ketua penyelenggara Rizwan Alamsjah saat bertemu dengan H.Sukiyat di Hotel Grand Melia Jakarta Selasa (24/7).

Sementara itu, Yohannes Nangoi Ketua Umum GAIKINDO pada kesempatan yang sama mengungkapkan, bahwa GAIKINDO berkeinginan untuk menjadikan GIIAS tahun ini sebagai sebuah ajang yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami ingin GIIAS dapat menginspirasi publik untuk terus mengembangkan pengetahuannya tentang otomotif, bahwa kedepannya kendaraan itu akan selalu berevolusi bukan sekadar alat transportasi, tetapi kendaraan juga akan berperan dalam meningkatkan kualitas kehidupan,” ujar Yohannes Nangoi didampingi Rizwan Alamsjah dan H.Sukiyat.



GAIKINDO sendiri menurut Yohannes Nangoi menjabarkan inspirasi GIIAS dalam sebuah tema “Beyond Mobility” yang diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sekadar alat memindahkan sebuah objek menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia.

Tentu harmonisasi antara teknologi dan safety driving serta defensive driving behavior, juga akan menjadi perhatian dan dibahas dalam program pre-event GIIAS 2018 yang menyasar pada pengemudi awam.

Dalam agenda GIIAS 2018 selain fitur teknologi safety juga dijelaskan Yohannes Nangoi bahwa GAIKINDO akan mendorong anggotanya yang juga adalah peserta GIIAS untuk menghadirkan teknologi otomotif masa depan yang mencerminkan tema Beyond Mobility, untuk memberikan inspirasi kepada para pengunjung GIIAS 2018.

Pada acara pembukaan GIIAS 2018 juga akan ada lounching dimulainya produksi secara massal kendaraan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan ( AMMDes) Kiat Mahesa Wintor (KMW) oleh Presiden RI Joko Widodo. Kendaraan tersebut akan diproduksi secara massal kerja sama PT. Kiat Inovasi Indonesia milik H. Sukiyat dan PT. Velasto Indonesia anak perusahaan PT. Astra International Tbk.

Menurut H. Sukiyat dengan akan diproduksinya AMMDes ini secara massal diharapkan dapat mendorong dan meningkatkan produktifitas dan tingkat kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Selain itu dengan diproduksinya secara massal AMMDes ini juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan, mengurangi urbanisasi dan mobilitas penduduk dari desa ke kota, serta membuka lapangan kerja dan usaha bagi masyarakat pedesaan.

Disinggung soal nasib mobil Kiat Esemka yang pernah membikin heboh dunia per-otomotifan Indonesia beberapa waktu yang lalu, H.Sukiyat menjelaskan bahwa sesuai tujuan awal mobil Kiat Esemka adalah untuk mentransfer ilmu bagi anak anak atau siswa SMK agar mereka memiliki rasa percaya diri bahwa sesungguhnya bangsa Indonesia mampu membuat mobil sendiri sebagai karya anak bangsa dan dapat membangun kemandirian dalam berusaha.
Sukiyat sendiri optimis bahwa AMMDes yang akan diproduksi massal ini akan mendapatkan dukungan dari Pemerintah terutama Kementerian terkait dan semua pihak yang selama ini menaruh harapan besar akan adanya kendaraan produksi anak bangsa.(**Isn )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar