Hari Bhakti Adhyaksa ke 58, Berkarya dan Berbhakti Sepemuh Hati Menjaga Negeri - klakon.com

HEADLINE:

Senin, 23 Juli 2018

Hari Bhakti Adhyaksa ke 58, Berkarya dan Berbhakti Sepemuh Hati Menjaga Negeri

KLAKON.com -  Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 58 Tahun 2018 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke 18 tahun 2018 dengan tema "Berkarya dan berbhakti sepenuh hati menjaga negeri" digelar di halaman Kejari Klaten, Senin (23/7/2018). 

Dalam sambutannya, Kajari Klaten, Feri Mupahir, mengatakan, Jaksa Agung meminta kepada jajaran kejaksaan di seluruh Indonesia untuk mengedepankan upaya pencegahan atau tindakan preventif ketimbang langkah Penindakan atau refresif terkait kasus korupsi. Meski demikian, kejaksaan tetap menempuh langkah penindakan, bila sudah ditemukan alat bukti yang cukup, terkait tindak pidana korupsi tersebut.

“Perintah atasan, Kami diminta untuk mengedepankan upaya pencegahan preventif dari pada penindakan refresif terkait kasus korupsi. Pertimbangannya, kalau pencegahan itu belum terjadi korupsi. Sehingga Negara belum mengalami kerugian,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kajari Feri,  upaya Kejari Klaten dalam penindakan korupsi tidak pernah berhenti. Bahkan, pada tahun 2018 ini, Kejari Klaten telah melakukan upaya penyelidikan, penyidikan, penuntutan, dan bahkan putusan atas beberapa kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Klaten.

“Dari Pidana Khusus, pada tahun 2018 dilaporkan, kerugian uang negara mencapai Rp 2,1 milyar. Sementara penyetoran denda ke Negara sampai saat ini mencapai Rp 150 juta. Untuk tahap penyelidikan terdapat 3 kasus,  tingkat penyidikan ada 3 kasus, tahap penuntutan ada 3 kasus, dan putusan 1 kasus,” beber Kajari.

Sementara itu, Bupati Klaten, Sri Mulyani, dalam kata sambutannya mengatakan, kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Klaten, sudah baik dan lebih ditingkatkan untuk lebih baik lagi. Karena kedepan tantangan Kejaksaan akan semakin berat karena banyaknya persoalan yang akan dihadapi. “Rakyat menaruh harapan yang besar pada Kejari Klaten dalam upaya penegakan hukum yang tepat dan obyektif, demi keadilan hukum bagi rakyat,”kata Bupati.

Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa diisi kegiatan, antara lain, khitanan masal diikuti 157 anak, pemberian beasiswa anak SD sampai SMA, sosialisasi pengelolaan keuangan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Desa dan Camat, perlombaan olahraga, jalan santai, lomba menghias tumpeng, donor darah dan pemeriksaan kesehatan, dzikir dan doa, anjangsana ke panti asuhan, menanam pohon di Desa Jiwo Wetan serta ziarah ke Taman Makam Pahlawan Ratna Bantala. (N'der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar