Petani Klaten Dapat Bantuan 342 Unit Alsintan Dari Kementan - klakon.com

HEADLINE:

Sabtu, 21 Juli 2018

Petani Klaten Dapat Bantuan 342 Unit Alsintan Dari Kementan

KLAKON.com - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada tahun 2018 ini memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) ke Pemerintah Kabupaten Klaten sebanyak 342 alsintan.

Ratusan alsintan tersebut dibantukan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) atau Kelompok Tani di Klaten guna mendukung Klaten sebagai penyangga pangan nasional.

Penyerahan bantuan alsintan kepada Gapoktan atau Kelompok Tani di Klaten tersebut dilakukan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani di Dinas  Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten, Jumat, (20/7/2018).

Pada penyerahan bantuan alsintan tersebut juga dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Klaten dan anggota DPR RI Endang Srikarti serta sejumlah pejabat lainnya.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani mengatakan, ratusan alsintan yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI tersebut masing-masing traktor roda 2 sebanyak 91 unit, traktor roda 4 sebanyak 13 unit, pompa air 3 inchi sebanyak 115 unit, hand sprayer sebanyak 100 unit, alat tanam sebanyak 15 unit dan cultivator sebanyak 8 unit.

Dengan bantuan alat mesin pertanian tersebut, diharapkan Petani dapat mengatasi keterbatasan tenaga kerja, mempercepat proses tanam sampai panen, serta bisa menarik minat “generasi muda” terjun di bidang pertanian.

  
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, bantuan alat mesin pertanian dari Kementerian Pertanian untuk mendukung  upaya  bersama dalam menyukseskan Program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai (Upsus Pajale) yang dimulai tahun 2015 sampai saat ini tahun 2018. 

Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten dengan Kodim 0723/Klaten   terus berupaya memfasilitasi Gapoktan dan Kelompok Tani melaksanakan Program Upsus Pajale.

Dikatakan, upaya peningkatan produksi melalui program Upsus Pajale tersebut, sejak tahun 2015 sampai tahun 2017, telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Hal tersebut ditandai dengan adanya peningkatan luas tanam padi dari 68.649 hektar pada  tahun 2015 menjadi 73.962 hektar pada tahun 2017.

Sedangkan produksi padi, kata Hj Sri Mulyani, mencapai 426.024 ton atau setara dengan 255.614 ton beras. Dengan asumsi penduduk Klaten sebanyak 1.313.914 jiwa   mengkonsumsi beras sebesar 157.670 ton, sehingga Klaten masih surplus sebanyak 97.945 ton beras. Untuk Jagung tahun 2017 mencapai luas tanam 11.085 hektar dengan produksi 90.343 ton dan kedelai luas tanam 2.816 hektar dengan produksi 4.440 ton. 

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani mengungkapkan, meskipun sampai tahun 2017 telah berhasil meningkatkan produksi antara lain melalui peningkatan Luas Tambah Tanam. Namun pada tahun 2018 ini Klaten juga masih diminta oleh Kementrian Pertanian Republik Indonesia untuk meningkatkan luas lahan lagi sebesar 10 persen dari capaian tahun lalu.

Oleh sebab itu, tegas Bupati, pada tahun ini Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada tahun 2018 ini memberikan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) ke Pemerintah Kabupaten Klaten untuk dibantukan ke Gapoktan atau Kelompok Tani. Sehingga target penambahan luas lahan 10 persen pada tahun 2018 dapat tercapai. (N'der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar