HUT Kemerdekaan RI ke 73, 146 Napi Dapat Remisi, 11 Langsug Bebas - klakon.com

HEADLINE:

Sabtu, 18 Agustus 2018

HUT Kemerdekaan RI ke 73, 146 Napi Dapat Remisi, 11 Langsug Bebas

KLAKON.com - Sebanyak 146 nara pidana (napi) yang menghuni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Kabupaten Klaten pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan RI 17 Agustus 2018 mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman dari Kemenerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI.
Dari 146 napi yang mendapat remisi, 11 diantaranya langsung bebas karena sudah selesai menjalani hukuman di Lapas Klaten.
Demikian dikatakan Kepala Lapas Kelas II B Klaten, Turyanto BCIP SSos  pada acara penyerahan remisi HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Lapas Kelas IIB Klaten, Jumat siang, (17/8/2018).

Lebih lanjut, kata Kalapas, saat ini Lapas Kelas IIB Klaten dihuni sebanyak 250 orang warga binaan yakni, 56 tahanan dan 194 napi. Dari 194 napi pada HUT ke-73 Kemerdekaan RI tahun 2018 ini ada sebanyak 146 napi mendapatkan remisi. Dari 146 napi tersebut surat keputusan pemberian remisi untuk 140 napi sudah turun, namun yang 6 napi belum turun. Itu karena sebelum 17 Agustus 2018 sudah bebas dan dari 140 napi, sebanyak 5 napi langsung bebas sehingga napi yang bebas ada sebanyak 11 napi."

Turyanto mengatakan, Lapas Kelas IIB Klaten dengan dihuni 250 napi merupakan over kapasitas karena seharusnya Napi Klaten hanya menampung 140 an napi. Kemudian yang dihadapi Lapas Klaten antara lain saluran air bersih kurang lancar sehingga diharapkan Pemkab Klaten membantu pengadaan air bersih bagi para napi yang menjadi warga binaan Lapas Kelas IIB Klaten.

Pada acara pemberian remisi tersebut juga ditampilkan musikalisasi puisi kolaborasi petugas Lapas Kelas IIB Klaten dan warga binaan dengan judul “Sugih Tanpo Bondo” karya Raden Mas Panji Sosro Kartono yang merupakan guru Presiden RI Pertama Ir Soekarno dan kakak kandung RA Kartini tokoh emansipasi wanita Indonesia.

Para pemaian yang berasal dari petugas Lapas Kelas IIB Klaten masing-masing Wahyu Triastuti, Heni Septirahayu dan Basriana.
Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, para warga binaan Lapas Kelas IIB Klaten agar tetap semangat menjalani masa hukuman secara baik dan nanti setelah selesai menjalani hukuman agar  kembali ke tengah masyarakat dengan baik pula.
Agar warga binaan senantiasa mentaati hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga kelak menjadi anggota masyarakat yang baik pula.

Pada kesempatan tersebut Bupati Klaten Hj Sri Mulyani menerima kenang-kenangan sebuah dompet warna hitam yang terbuat dari kulit ikan pari karya Doni Siswanto warga binaan Lapas Kelas IIB Klaten. Warga binaan Lapas Klaten pada penyerahan remisi juga memamerkan beberapa produk kerajinan yang terbuat dari kulit ikan pari seperti tas dengan harga bervariasi serta kerajinan berbahan dasar kayu yang diolah menjadi kerajinan aneka macam seperti tempat tisu, asbak, alat rumah tangga dan sebagainya. (Jks)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar