Peringati HUT RI ke 73 Warga Gesikan Gantiwarno Gelar Festival Budaya - klakon.com

HEADLINE:

Rabu, 29 Agustus 2018

Peringati HUT RI ke 73 Warga Gesikan Gantiwarno Gelar Festival Budaya



Pentas Wayang orang Dalam Festival Budaya Desa Gesikan, Gantiwarno (foto/dok/Klakon.com)



KLAKON.com - Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesa ke 73, warga Desa Gesikan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Minggu malam (26/8/2018) menggelar festival budaya di Lapangan Desa Gesikan. Festival budaya dimeriahkan gerak dan lagu, tari gambyong, gejog lesung, pentas seni tradisional laras madyo Paguyuban Keluarga Muslim (PKM) Desa Gesikan dan pentas wayang orang dari Paguyuban Wayang Orang Suro Budoyo Desa Gesikan.
Ketua Panitia Festival Budaya Desa Gesikan, Totok Hardiyanto dalam laporannya mengatakan, untuk penyelenggaraan festival budaya dibantu dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Gesikan Rp 9.807.000 yang sumbernya dari Dana Desa (DD) tahun 2018. Festival budaya bertujuan untuk memeriahkan HUT ke-73 RI, melestarikan seni tradisional dan untuk memberikan hiburan masyarakat.
Selain itu, lanjut Totok Hardiyanto, untuk menggali potensi seni budaya yang dimiliki warga Desa Gesikan dan ternyata setelah didata dan diadakan latihan cukup banyak potensi seni budaya di Desa Gesikan.
Pentas budaya juga sebagai ajang silaturahmi masyarakat, karena dengan pentas budaya semua warga hadir tanpa membedakan agama, suku, ras dan antar golongan sehingga dapat memupuk rasa persatuan dan kesatuan.
Sementara itu Kepala Desa Gesikan, Rakata Sinus Ika dalam sambutannya mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Gesikan mengapresiasi terselenggaranya festival budaya di Desa Gesikan. Ke depan Pemerintah Desa (Pemdes) Gesikan terus berupaya untuk memberikan perhatian dan pemihakan kepada kelompok kesenian yang ada di Desa Gesikan.
Bahkan, lanjut Kades Rakata,  Pemdes Gesikan mendorong terbentuknya kelompok kesenian lain yang ada di Desa Gesikan seperti kesenian jatilan, kesenian srandul, kelompok seni tari dan kesenian lainnya. Sehingga dengan berkesenian masyarakat Desa Gesikan dapat semakin maju, terjalin rasa persatuan dan kesatuan dan bahkan dapat mendorong sektor ekonomi dan sektor lainnya.
Pentas Wayang Orang, bersama Paguyuban Wayang Orang Suro Budoyo Desa Gesikan mengambil lakon Alap-alapan Dewi Setiyo Bumo  dengan pelatih sekaligus dalang Ki Kamit Kamardi Utomo dari Desa Canan, Kecamatan Wedi. Adapun para parogo wayang semua diperankan oleh warga setempat. (Jks)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar