Kethoprak Kolaborasi Wartawan dan Kehumasan Kocok Perut Penonton di Desa Kemiri Tulung - klakon.com

HEADLINE:

Minggu, 16 September 2018

Kethoprak Kolaborasi Wartawan dan Kehumasan Kocok Perut Penonton di Desa Kemiri Tulung

KLAKON.com - Ketoprak kolaborasi antara wartawan dan pelaku kehumasan Bagian Humas Setda Klaten, Jumat malam, (14/9/2018) Gegerkan Dukuh Kemiri RT 13/RW 07, Desa Kemiri, Kecamatan Tulung, Klaten. Pasalnya, Kethoprak kolaborasi yang tampil dalam rangka bersih desa menyambut tahun baru Islam 1440 hijriah tersebut, mampu mengocok perut penonton, dari awal sampai akhir pertunjukan, karena aksi panggung parogo kethoprak, yang kadang lupa hafalan teks naskah, hingga mengundang gelak tawa penonton.

Pentas ketoprak yang didukung “Bengkel Ketoprak” Omah Wayang Danguran Klaten tersebut menampilkan lakon Mustikaning Senopati Majapahit berlatar belakang sejarah Kerajaan Majapahit.
Sutradara sekaligus pemilik “Bengkel Ketoprak” Omah Wayang, Joko Krisnanto, mengatakan, para pemain ketoprak wartawan dan pelaku kehumasan sebelnya pernah tampil pada peringatan Hari Pers Nasional 2018 di panggung RSPD Klaten, Maret 2018 lalu. Namun, pada pentas di Kemiri Tulung ini ada beberapa pemain yang diganti karena pemeran lama sebagian sudah pindah tugas.

Pada kesempatan tersebut, Joko Krisnanto menjelaskan, para pemain ketoprak wartawan dan pelaku kehumasan Klaten yang tampil di Kemiri Tulung masing-masing Ratu Kencono Wungu diperankan Erin Andita (alumni Festival Ketoprak Pelajar), Patih Logender (H Moch Isnaeni/Wakil Pemimpin Umum Joglo Pos), Menak Koncar (H Wahyudi Martono SSos MM/Kabag Humas Klaten), Minak Jinggo (Jimbling Supriyadi SPd/seniman), Dayun (Sudirin/wartawan Joglo Pos), Dewi Waito (Winda Garneta/alumni Festival Ketoprak Pelajar dan Dewi  Puyengan (Vevia Teriana/Penyiar RSPD Klaten).

Kemudian Larasati (Yudith Ardita SSos/Perangkat Desa Jonggrangan, Klaten Utara), Layang Seto (Karyana/wartawan Joglo Pos), Layang Kumitir (Andy Agata/wartawan Carakanews.com), Anjasmoro (Rina Candik Ayu/Ketua TP PKK Bogor, Cawas), Damarwulan (Yanto Hari/wartawan Joglo Pos).

Selanjutnya, kata Joko Krisnanto, Watangan (Joko Sarjono/wartawan Media Indonesia), Aryo Buntaran (H Suwito Tanoyo/seniman), Sabdo Palon (H Rohmad Sugiarto/Camat Tulung), Noyo Genggong (Gendul / Pelawak). Setelah itu Angkat Buto (Fadli Asidik Haya/wartawan Joglo Pos), Ongkot Buto (Heksa/wartawan Joglo Pos), Jarumuko (Sumarji Bunder Sasmita/wartawan murakabi.com), Dewagung Walikromo (Paidi SPd/Penyiar RSPD Klaten) dan Tunggul Manik (Hilal/wartawan matanews.com), prajurit (pemuda Dukuh Kemiri, Tulung).

Pada kesempatan tersebut, Sutradara sekaligus pemilik “Bengkel Ketoprak” Omah Wayang, Joko Krisnanto juga mengatakan, pentas ketoprak juga didukung tata rias dan kostum dari “Bengkel Ketoprak” Omah Wayang, Eksekutif Produser.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Klaten H Wahyudi Martono SSos MM, mengatakan,  pementasan ketoprak wartawan dan pelaku kehumasan ini adalah bagian dalam rangka ikut nguri-uri budaya lokal seni kethoprak, yang belakangan mulai berkembang dan bergeliat di Klaten. Terbukti banyak bermunculan grup kethoprak, dari kategori pelajar hingga kategori umum." (Boen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar