Pesta Rakyat Memet Iwak, Ribuan Orang Tumpah Ruah Di Kolam Desa Gemblegan - klakon.com

HEADLINE:

Selasa, 18 September 2018

Pesta Rakyat Memet Iwak, Ribuan Orang Tumpah Ruah Di Kolam Desa Gemblegan

KLAKON.com - Setelah tombol di pencet tanda dimulainya acara pesta rakyat tradisi Memet iwak, seketika ribuan orang berasal dari berbagai daerah Klaten ngebyuk terjun ke kolam/Blumbang Desa Gemblegan, Kalikotes, Klaten, untuk berebut mencari ikan yang kata panitia ikan yang dilepas di kolam desa tersebut hingga mencapai 2,5 ton.

Gelaran tahunan pesta rakyat Memet iwak  di Pemerintah Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, untuk kali ini sudah menginjak tahun ke V  yang diadakan di kolam ikan desa setempat, Minggu (16/9/2018).

Ironisnya, banyak pencari ikan merasa kecewa karena tidak berhasil mendapat ikan. "Kecewa, karena tidak mendapat ikan satupun. Tidak seperti tahun kemarin, dirinya mengaku mendapat hingga 5 kilo. " Kali ini Zonk, tidak dapat ikan, yang katanya ikan yang dilepas hingga 2,5 ton itu," kata Budi warga Trucuk, kecewa.

Senada kecewa juga dilontarkan Marimin (45) warga Karanganom, Jatinom. Dia mengaku sangat kecewa karena tidak berhasil membawa pulang tangkapan ikan. Padahal bersama rombongan temannya  datang ke kolam Desa Gemblegan dengan nyarter angkutan colt pickup

Sementara itu, Kepala Desa Gemblegan, Purwanto SE menyampaikan, pada lebaran ikan tahun ini, panitia menyediakan sekitar 2,5 ton ikan. Panitia juga menyediakan berbagai hadiah bagi warga yang berhasil menangkap ikan maskot dengan ciri khusus.

Lebaran ikan ini sebagai wujud syukur masyarakat Desa Gemblegan atas hasil ikan yang melimpah. “Dari tahun ke tahun, antusias warga untuk menyaksikan lebaran ikan dan yang terjun langsung ke kolam untuk mencari ikan semakin meningkat.

Warga dari Desa Gemblegan dan sekitarnya datang ke kolam dengan membawa berbagai peralatan menangkap ikan, seperti jaring dan sebagainya. Warga berburu ikan di kolam itu secara bebas. Mereka menangkap ikan baik secara sendiri maupun berkelompok,” ujarnya.

Masih kata Purwanto, kolam ikan ini merupakan tanah kas desa, dan pengelolaannya dilakukan oleh Pemerintah Desa. “Kolam ini disewakan kepada pembudidaya ikan. Setelah panen, dan penyewa kolam telah mengambil ikan yang ada, maka hasil panen yang tersisa itu lalu diberikan kepada warga melalui kegiatan lebaran ikan ini."

Menurut dia, ada yang lain pada penyelenggaraan lebaran ikan tahun ini. Pada tahun ini, selain pesta rakyat memet iwak,  juga ada peresmian Monumen Kedamaian Perempuan Jawa oleh putri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yaitu Zannuba Ariffah Chafsoh Abdurrahman Wahid atau biasa disebut Mbak Yeny Wahid.

Monumen kedamaian yang berada di tengah kolam ini sebagai simbol perdamaian dan penghargaan terhadap jasa kaum ibu yang menjadi sumber kehidupan bagi manusia.

Hadir dalam peresmian monumen kedamaian ini anggota DPR RI dari Partai Golkar Endang Srikarti Handayani (ESH), Sekda Klaten Jaka Sawaldi, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya. (Boen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar