Cinta Produk Klaten ; 130 UKM Klaten ikuti Pameran Ekonomi Kreatif - klakon.com

HEADLINE:

Selasa, 23 Oktober 2018

Cinta Produk Klaten ; 130 UKM Klaten ikuti Pameran Ekonomi Kreatif

KLAKON.com - Sebanyak 130 Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Klaten ikut ambil bagian pada pameran ekonomi kreatif (Ekokraf) 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop  dan UMKM) Klaten,  selama 4 hari, dari tanggal 23 sampai 26 Oktober 2018. Di gedung Sunan Pandanaran, komplek RSPD Klaten.

Dalam sambutannya, Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani, mengatakan, "Untuk mendorong perkembangan UMKM di Klaten, maka pada tahun 2019 pemerintah kabupaten akan mengalokasikan Rp 3 sampai 5 miliar untuk pinjaman tanpa bunga bagi pelaku UKM," katanya.

Lebih lanjut, kata Bupati, pinjaman tanpa bunga untuk pelaku UKM agar dapat mengembangkan usahanya. Namun, karena sifatnya pinjaman maka pelaku UMKM yang meminjam dana tersebut harus mengembalikan.

Pelaku UKM juga diharapkan berkoordinasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Klaten, Disdagkop dan UMKM Klaten serta Bagian Perekonomian Setda Klaten."

Dikatakan, Pemkab Klaten juga siap memfasilitasi UKM di Klaten untuk mengikuti pameran yang diadakan di tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) maupun pameran ekonomi kreatif tingkat nasional. Sehingga masyarakat luar Klaten dapat tertarik untuk berkunjung di Kabupaten Klaten guna belanja berbagai produk unggulan yang ada di Kabupaten Klaten," ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sri Mulyani menjelaskan, Klaten kaya akan potensi produk unggulan seperti batik warna alam di Desa Kebon dan Desa Jarum, Kecamatan Bayat, sehingga jika ada pejabat dari Provinsi Jateng dan dari pusat ke Klaten maka oleh-olehnya cari batik di Klaten.

Kemudian potensi lurik juga berkembang, karena jika bicara lurik tidak ada duanya kecuali Klaten, namun diharapkan perajin lurik terus berinovasi seperti membuat modifikasi lurik batik (lutik) dan inovasi lainnya sehingga produk Klaten makin diminati para wisatawan.

Bupati berharap, untuk pameran ekonomi kreatif yang akan datang diadakan tidak di hari kerja semuanya. Namun bisa dicarikan pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu sehingga semakin banyak warga yang belanja di pameran ekonomi kreatif Kabupaten Klaten," harapnya.

Sementara itu Kepala Disdagkop UMKM Kabupaten Klaten, Drs H Bambang  Sigit Sinugroho MM dalam laporannya mengatakan, tujuan pameran ekonomi kreatif untuk mempromosikan potensi produk unggulan Kabupaten Klaten. Adapun tema pameran ekonomi kreatif tahun 2018 adalah “Aku Cinta Produk Klaten”. Pameran dimulai Selasa 23 Oktober hingga Jumat 26 Oktober 2018 mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB.

Drs H Bambang  Sigit Sinugroho MM mengatakan, pameran ekonomi kreatif diikuti 100 stand dengan menampilkan 130 UKM dan 20 stand kuliner.  Ratusan UKM yang ikut pameran ekonomi kreatif berasal dari perwakilan kecamatan setiap kecamatan menampilkan dua stand, 11 klaster menampilkan 19 stand, forum  Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan 7 stand, dan lembaga lain 22 stand.

Adapun klaster UKM yang ikut pameran ekonomi kreatif, kata Drs H Bambang Sigit Sinugroho MM, masing-masing klaster lurik, batik, konveksi, desa wisata, minapolitan, lereng Merapi, mebel, handycraft, keramik, cor logam dan klaster makanan olahan," paparnya.

Pameran ekonomi kreatif 2018 dibuka Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dengan ditandai pemotongan untaian bunga melati.
Usai membuka pameran tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani meninjau berbagai stand yang disediakan dengan didampingi sejumlah pejabat Pemkab Klaten. Sejumlah pejabat yang hadir antara lain staf ahli bupati, asisten sekda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten dan Camat se Kabupaten Klaten serta tamu undangan lainnya. (Sas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar