Klaten Kota Budaya ; Dewan Kesenian Siap Nguripke, Ngurubke, Ngirabke, Seni Budaya - klakon.com

HEADLINE:

Minggu, 25 November 2018

Klaten Kota Budaya ; Dewan Kesenian Siap Nguripke, Ngurubke, Ngirabke, Seni Budaya

KLAKON.com Kota – Untuk mewujudkan Klaten sebagai Kota budaya, Dewan Kesenian, Klaten bertekad untuk Nguripke, Ngurubke dan Ngirabke Seni budaya yang ada di Klaten.
Ketua Harian Dewan Kesenian Klaten, FX Setyawan dalam jumpa pers, Jumat, (23/11/2018) mengatakan, ada beberapa jenis seni budaya Klaten, yang sejauh ini sudah  menjadi agenda rutin kegiatan tahunan.
Dari sekian seni budaya yang ada di Klaten, baru ada 3 jenis yang sudah menjadi agenda rutin tahunan, antara lain, pementasan Wayang Kulit, festival Kethoprak dan Seni Musik. Namun demikian, nantinya kedepan akan diperbanyak seni budaya yang menjadi agenda kegiatan rutin tahunan.
"Kita akan memanfaatkan ketersediaan dana dengan sebaik-baiknya untuk menuju Klaten kota budaya. Dewan Kesenian Klaten senantiasa, siap Nguripke, Ngurubke, Ngirabke Seni budaya yang ada," kata Setyawan
Lebih lanjut, kata FX Setyawan,  Dewan Kesenian Klaten akhirnya dapat benafas lega setelah  mendapatkan dana hibah sebesar Rp 1,3 miliar dari APBD Perubahan. Sebenarnya Dewan Kesenian sudah dipacak anggaran murni tahun ini senilai Rp 3 miliar, hanya karena sesuatu hal sehingga tidak bisa dicairkan. Hal ini karena terganjal aturan Kemenkumham yang mewajibkan lembaga harus berbadan hukum dan terdaftar membuat Wankes sempat tidak bisa menerima dana hibah.
"Faktanya, selama kurang lebih tiga tahun Dewan Kesenian Klaten masih menginduk di bawah Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten. Namun demikian Wankes tetap dapat menggelar pagelaran hingga festival melalui fasilitasi Disparbudpora," paparnya.
Masih kata Setyawan, adanya perbedaan persepsi diperlukan kajian secara mendalam sehingga tidak terburu-buru mencairkan. Hingga akhirnya keluar dari surat edaran dari Kemenhumkam yang memperbolehkan lembaga non profit seperti Wankes menerima dana hibah.
“Dengan diterbitkannya SK Bupati Klaten menjadikan pemkab harus menganggarkan setiap tahunnya ke Wankes. Karena Wankes memiliki tanggungjawab untuk memajukan dan melestarikan seni budaya." (N'der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar