CMC Klaten Gandeng Kak Seto, Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Kecanduan Gadged - klakon.com

HEADLINE:

Rabu, 12 Desember 2018

CMC Klaten Gandeng Kak Seto, Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Kecanduan Gadged

KLAKON.com - Caring Mom Community (CMC) Klaten,  menggelar talkshow bersama Kak Seto, seorang psikolog anak yang kini aktif di Komisi Nasional Perlindungan Anak di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten, Selasa (11/12/2018).

Talkshow dengan mengambil tema Tren Penyimpangan Perilaku Anak dan Remaja Terdampak Gadget diikuti sekitar 500 peserta yang mayoritas berasal dari ibu-ibu muda dan remaja putri.

Dalam paparannya yang dikemas dengan dongen, Kak Seto mengingatkan, orang tua supaya selalu mewaspadai anak-anaknya agar tidak membiarkan anak-anaknya bermain gadget, smartphone, android atau handphone (HP).

Pasalnya, jika anak-anak sudah kecanduan dengan gadget maka akan sulit untuk memisahkannya dan dampak negatif dari gadget tersebut bisa mengancam masa depan anak-anak.
Maka dari itu, kata Kak Seto, peran orang tua sangat penting dalam mengarahkan anak-anaknya menggunakan gadget maupun media sosial.

Salah satu dampak dari penggunaan gadget, anak bisa saja menjadi korban  bullying yakni tindakan kekerasan menggunakan kekuatan atau kekuasaan untuk melukai seseorang maupun kelompok secara fisik, verbal atau emosional sehingga korban merasa tertekan, trauma dan tak berdaya.

Jika anak menjadi korban bullying, lanjut Kak Seto, maka anak menjadi gelisah, cemas, rendah diri, malas belajar, lari ke sosial media, ingin bunuh diri, agresif dan kenakalan remaja. Yang kebanyakan terjadi saat ini guru atau orang tua kurang peduli pada anak, tidak ada komunikasi, tuntutan terlalu tinggi, kekerasan terhadap anak, tidak tahu potensi anak, ambisi guru atau orang tua berlebihan dan terjadi diskriminasi.

Akibatnya, akan terjadi perilaku menyimpang pada anak seperti bullying, tawuran, perkosaan, pembunuhan, pencurian, perampokan, pemerasan, narkoba, seks bebas, pelacuran remaja, dan membolos atau kabur dari sekolah atau dari keluarga. "Karena berdasarkan penelitian bahwa 4.500 remaja di 12 kota besar di Indonesia sebanyak 97% pernah,  menonton sesuatu yang berbau pornografi," paparnya.

Sementara itu, Pendiri CMC Klaten, Hj Apriliani Otto kepada pers mengatakan, menyelamatkan anak dari pengaruh dari gadget merupakan tugas bersama. Salah satu menghindarkan anak dari gadget adalah dengan  mengajak anak kembali melakukan kegiatan dengan dolanan anak seperti main egrang, benthik dan mainan tradisional lainnya.

Menurut Hj Apriliani Otto, kerusakan pada anak akibat gadget sangat besar, contohnya anak  yang harusnya  belum tahu gambar-gambar porno, dapat melihat melalui gadget yang tersambung melalui internet. Sehingga membuat  zat dopamin bekerja keras  memenuhi otak depan dan mengakibatkan anak-anak hanya selalu memikirkan gambar-gambar porno dan mengganggu masa depannya.

Maka dari itu, lanjut Hj Apriliani Otto, orang tua harus mengarahkan anak agar  gadget sebagai sarana belajar dan bukan alat bermain. Maka CMC Klaten mendukung program Kak Seto yakni Sasana atau Saya Sahabat Anak sebagai sarana mendengar suara anak agar orang tua mengetahui kata hati anak-anaknya untuk mengantarkan anak-anak meraih masa depannya karena pada dasarnya semua anak dilahirkan dalam keadaan cerdas. 

Talkshow bersama Kak Seto yang diselenggarakan CMC Klaten didukung sejumlah sponsor antara lain Asa Chicken, 81 Mart Sungkur, D Genthong Stasiun dan Januputra Pasaraya.  Kemudian juga didukung Telkomsel, Bakso dan Mie Ayam Bendo Arab Pak Aziz serta sejumlah sponsor lain dan pada acara tersebut juga dipajang aneka stand produk kerajinan dan kuliner Klaten. (N'der)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar