Komplek RSPD Klaten Diamuk Puting Beliung, Satu Mobil Tertimpa Pohon Flamboyan - klakon.com

HEADLINE:

Sabtu, 12 Januari 2019

Komplek RSPD Klaten Diamuk Puting Beliung, Satu Mobil Tertimpa Pohon Flamboyan

KLAKON.com – Hujan deras yang disertai umukan angin puting beliung yang terjadi pada Jumat sore, (11/1/2019) menerjang di sejumlah tempat wilayah di Kabupaten Klaten.

Di komplek Gedung Sunan Pandanaran, RSPD Klaten juga tak luput dari amukan angin kencang tersebut, yang berdampak dua pohon besar, yakni pohon flamboyan yang berada di belakang gedung penyimpan gamelan dan pohon sawo yang ada di depan studio, tumbang dan menimpa sebuah mobil Honda Freed.

Nur Khodik, SSos salah satu pamong Permadani kepada wartawan mengatakan,  pohon flamboyan yang rantingnya patah sempat menimpa mobil Honda Freed dengan plat nomor H 9089 YC, milik guru Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Klaten, Sito Dwijo Mardowo, SSn, SPd warga   Dukuh Ngerangan, Desa Jogosetran, Kalikotes.
Akibatnya mobil tersebut  mengalami kerusakan cukup parah karena kaca depan jebol dan bodi mobil bagian atas sisi kiri juga rusak.

Selain itu, masih kata Nur Khodik, sepion kiri serta pintu kiri juga mengalami kerusakan. Setelah pohon yang menimpa mobil disingkirkan selanjutnya mobil oleh pemiliknya langsung dibawa ke bengkel untuk perbaikan. "Sedangkan pohon sawo yang ada di depan studio RSPD Klaten roboh ke sisi selatan sehingga dahan yang paling atas mengenai atap gedung Sunan Pandanaran sehingga beberapa genteng juga pecah,"urainya.

Lebih lanjut, kata Nur Khodik, masih beruntung, pohon sawo tua dengan ukuran besar tersebut tidak menimpa mobil L300 yang digunakan siaran luar RSPD Klaten. "Untung saja mobil yang untuk siaran keliling tidak tertimpa pohon sawo itu,"ujar Nur Khodik.

Nur Khodik menambahkan, untuk menyingkirkan pohon flamboyan yang menimpa mobil dan pohon sawo yang roboh dilakukan oleh anggota Search and Rescue (SAR) Muhammadiyah Klaten dengan menurunkan 6 orang anggotanya yakni,  Barit,  Dono,  Anggit,  Arifin,  Fatiyah dan Sahrul."

Hujan yang disertai angin kencang berlangsung cepat sekitar pukul 15.40 WIB. Pohon yang pertama roboh adalah pohon flamboyan dan selanjutnya pohon sawo. "Angin puting beliung juga menimpa sejumlah wilayah seperti di wilayah Kecamatan Tulung yang melanda sekitar 8 desa dan sejumlah wilayah di Kecamatan Ngawen,"pungkasnya.

Sementara itu, Sito Mardowo, SSn, SPd didampingi Yuliana, isterinya yang bekerja di Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) Tegalyoso Klaten mengatakan, biasanya saat melatih siswa Permadani mobil diparkir di dekat pemancar atau pojok utara Gedung Sunan Pandanaran. Namun saat itu karena Gedung Sunan Pandanaran baru dipakai untuk acara hajatan warga, sehingga parkirnya terpaksa di belakang gedung penyimpan gamelan." (Boen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar