Lantunan Kidung Warawedha Awali Paguyuban Lokantara Ritual Tolak Balak Virus Corona di Kali Opak Prambanan - klakon.com

HEADLINE:

Jumat, 20 Maret 2020

Lantunan Kidung Warawedha Awali Paguyuban Lokantara Ritual Tolak Balak Virus Corona di Kali Opak Prambanan



KLAKON.com - Paguyuban Lokantara (Lembaga Olah Kajian Nusantara) dari perwakilan Sanggar Bandung Bondowoso, Penghayat Kejawen, Paguyuban Seni Srandhul, Sesepuh Kebatinan dan Pelaku Budaya. Melakukan Ritual tolak balak penyebaran virus Corona dengan melantunkan Kidung Warawedha karya Kanjeng Sunan Kalijaga, Kamis (19/3/2020) di Bantaran Kali Opak Prambanan. 

Ketua Paguyuban Lokantara Jawa Tengah KRT Bambang Hadipuro,  menyampaikan, wabah virus corona yang melanda Indonesia ini dikelola dengan pendekatan kultural spiritual. Perpaduan antara ilmu modern dan tradisional merupakan bentuk keselarasan kosmis. Manusia harus memahami simbol Jagat gumelar dan jagat gumulung. "Kidung Warawedha karya Kanjeng Sunan Kalijaga ini mengajarkan butir butir kearifan lokal. Dari nilai luhur Jawa dipersembahkan untuk keselamatan dunia. Untuk meredakan wabah virus korona. Agar masyarakat hidup ayem tentrem, " Ujarnya.

Menurut KRT Bambang Hadipuro, 
Kidung Warawedha  adalah karya cipta Kanjeng Sunan Kalijaga, Tokoh Wali Songo di tanah Jawa. Penghayatan Kejawen percaya bahwa pembacaan kidung ini dapat menolak balak. Segala mara bahaya akan menyingkir. Daya magis kidung Warawedha diharapkan mampu menangkal virus corona. Bahaya virus corona dicegah dengan membaca syair spiritual Jawa. 
"Singgah - Singgah Kala Singgah. Pan Suminggah  Durga Kala Sumingkir. " 

Dia menjelaskan, pembacaan kidung mantra Jawi dilaksanakan di Gapura Prambanan. Gapura atau ghafur yang berarti ampunan. Prambanan yang bermakna tekad seribu. Wani ing gawe, sepi ing pamrih. Dengan disertai tabur bunga. Lambang kebajikan yang berguna bagi kehidupan. Ritual diakhiri dengan melarung bunga di kali Opak. Lambang menyingkirkan segala mara bahaya. "Dalam hal ini, semoga bangsa Indonesia dan Kabupaten Klaten pada umumnya terbebas dari bahaya penyebaran virus corona. Mudah mudahan doa dan harapan ini terkabul. " ( Boen) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar