Klaten KLB Virus Corona, Satu Pasien PDP Di RSUD Bagas Waras Dinyatakan Positif Terpapar Covid 19 - klakon.com

HEADLINE:

Kamis, 02 April 2020

Klaten KLB Virus Corona, Satu Pasien PDP Di RSUD Bagas Waras Dinyatakan Positif Terpapar Covid 19


KLAKON.com - Salahsatu pasien PDP yang dirawat di RSUD Bagas Waras Klaten dinyatakan positif terpapar covid 19 setelah dilakukan pemeriksaan dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BPTKLPP) Yogyakarta. Berdasarkan data tersebut kemudian Bupati Klaten Sri Mulyani menyatakan Kabupaten Klaten berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).
Pernyataan resmi Bupati Klaten itu disampaikan dalam jumpa pers di Pendopo Pemkab Setda Klaten (Rabu, 01/04/20) yang dihadiri jajaran Forkompinda dan awak media Klaten. 

Bupati Sri Mulyani menyampaikan menyusul hasil swab tes yang dilakukan oleh  BBTKLPP Yogyakarta yang keluar Senin, 31 Maret 2020. 
"Pasien ini sudah dirawat di RS rujukan dan memasuki hari ke 11. Kondisi pasien dalam keadaan stabil. Informasi yang kami peroleh  pasien memiliki mobilitas tinggi, habis melakukan perjalanan dengan transportasi umum dari Jakarta-Jogja dan dilanjutkan ke Surabaya-Klaten," ujarnya. 

Lebih lanjut, kata Bupati Sri Mulyani, bahwa pasien tersebut  berjenis kelamin laki-laki dan berusia 48 tahun.  Profesinya adalah karyawan swasta yang berdomisili di wilayah Klaten Tengah. Dengan intensitas  perkembangan wabah Covid 19  saat ini, warga Klaten diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dengan perilaku hidup bersih dan sehat, khusus cuci tangan dengan sabun setiap habis beraktifitas. 

Bupati menandaskan, untuk menanggulangi merebaknya penyebaran virus Corona di Klaten  melalui protokol kesehatan dengan cara sosial dan physical distancing, jaga jarak atau berdiam diri dirumah. Selain itu, Bupati menghimbau agar warga masyarakat menggalakkan berjemur di bawah sinar matahari sekitar jam 10 pagi selama 15 -30 menit.
“Bagi pemudik yang sudah terlanjur sampai di Klaten agar melakukan isolasi mandiri.  Semua Ketua RT dan RW agar dapat mengawasi warga yang mudik,”tandas Bupati  Sri Mulyani.

Sementara itu, Terkait kronologis pasien yang terkonfirmasi Covid 19, Kepala Dinas Kesehatan Klaten Cahyono Widodo menjelaskan bahwa pasien  dalam kurun tanggal 6 sampai 16 Maret 2020,  melakukan perjalanan ke Jakarta, Jogja dan Surabaya. Disinyalir bahwa pasien tertular saat berada di Surabaya pada kurun waktu tanggal 10-12 Maret 2020 bersama temannya yang sebelumnya terkonfirmasi positif. 
“Pada tanggal 20 dan 21 Maret 2020 pasien mengalami keluhan diare disusul  batuk dan akhirnya melakukan pemeriksaan ke rumah sakit. 
Petugas medis di rumah sakit sudah menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Kemudian pada tanggal 31 Maret 2020 hasil pemeriksaan dari BPTKLPP menyatakan bahwa pasien tersebut terkonfirmasi positif, "jelasnya.

Lebih lanjut, kata Cahyono, begitu diketahui hasil tersebut jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten langsung melakukan pelacakan siapa saja yang kontak langsung dengan pasien. "Dinas Kesehatan pun sudah melakukan pemeriksaan kepada 29 orang yang ditengarai  melakukan kontak langsung. 
Untuk itu masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik. Terkait konsekwensi status Klaten KLB Covid 19, pemerintah kabupaten Klaten telah menyiapkan segala hal termasuk ruang isolasi. " (Boen) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar