Protokol Kesehatan, Penanggulangan Covid 19 Dengan Sosial dan Physical Distancing Musrenbang RKPD Klaten 2021 Digelar Via Vidio Conference - klakon.com

HEADLINE:

Rabu, 01 April 2020

Protokol Kesehatan, Penanggulangan Covid 19 Dengan Sosial dan Physical Distancing Musrenbang RKPD Klaten 2021 Digelar Via Vidio Conference


KLAKON.com - Karena masih dalam pandemi virus corona dan pelaksanaan protokol kesehatan untuk mengatasi covid 19 dengan social dan physical distancing, maka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Klaten Tahun 2021 digelar dengan video vonference dengan pusat video conference di Pendopo Pemkab Klaten, Selasa, 31 Maret 2020.

Sekretaris Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah  (Bappeda) Kabupaten Klaten, Sri Purwanto SSTP MHum dalam laporannya mengatakan,  Musrenbang Kabupaten diselenggarakan dengan video conference di 6  lokasi masing-masing  di Kecamatan Klaten Tengah, Prambanan, Polanharjo, Pedan, Delanggu dengan sentral di Pendopo Klaten. Dengan begitu pelaksanaan musrenbang Kabupaten Klaten telah melaksanakan standar protokol penanganan Covid 19 dan setiap lokasi video conference juga menerapkan social dan physical distancing dengan jarak antarpeseta sekitar 2 meter. 

Sri Purwanto menjelaskan, tujuan dari Musrenbang RKPD Kabupaten Klaten tahun 2021 antara lain untuk mendapatkan masukan, saran, dan pandangan dari berbagai komponen masyarakat dalam angka penyempurnaan RKPD Klaten tahun 2021. Kemudian sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, dan sinergi seluruh komponen masyarakat Klaten dalam menyatukan langkah demi pencapaian visi Kabupaten Klatren yang maju mandiri dan berdaya saing. 

Dikatakan, proses penyusunan RKPD Kabupaten Klaten 2021 dilakukan dengan tahapan dari forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Klaten 2021 di Hotel Grand Tjokro Klaten pada 20 Januari 2020, lalu Musrenbang Kecamatan di 26 kecamatan pada 3 sampai 8 Pebruari 2020. Kemudian forum lintas perangkat daerah untuk membahas rencana kerja masing-masing perangkat daerah diadakan di Hotel Grand Tjkro Klaten pada 10 sampai 12 Maret 2020 dan puncaknya Musrenbang RKPD Klaten 2021 diadakan pada Selasa, 31 Maret 2020 dengan video conference di 6 titik dengan pusat di Pendopo Pemkab Klaten yang dihadiri Bupati Klaten,   Forkompimda dan pemangku kepentingan tingkat Kabupaten Klaten.

Sri Purwanto mengatakan, jumlah peserta musrenbang di 6 lokasi  sekitar 295 orang dan pelaksanaannya memperhatikan protokol penerapan SOP pencegahan covid 19. Adapun rangkaian musrenbang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, laporan penyelenggaraan dan sambutan Bupati Klaten Sri Mulyani. 

Setelah pembukaan dilanjutkan dialog yang dipandu Aye Kusbandono dengan tiga narasumber masing-masing paparan Kepala Bappeda Klaten Sunarno SH, sambutan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah yang dilakukan via video conference dari Semarang dan paparan pokok-pokok pikiran Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Paparan Kepala Bappeda Klaten dan Ketua DPRD Klaten melalui video conference dari Pendopo Pemkab Klaten dan peserta di lima titik yakni di Kecamatan Klaten Tengah, Prambanan, Polanharjo, Pedan, Delanggu mengikuti melalui video conference. 

Kemudian dilakukan dialog dan sesi tanya jawab dari masing-masing lokasi Musrenbang kepada narasumber yang ada di Pendopo Pemkab Klaten. Setelah itu dilanjutkan penandatanganan berita acara pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Klaten tahun 2021. Murenbang Kabupaten Klaten tahun 2020 ini mengambil tema Mewujudkan Daya Saing Daerah Berbasis Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas dan Inovasi Pelayanan Publik. 

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Klaten Tahun 2021 yag digelar via video vonference  di Pendopo Pemkab Klaten, Selasa, 31 Maret 2020 berharap, forum Musrenbangda ini harus mampu mengakomodasikan tuntutan kebutuhan masyarakat. 
Kemudian untuk  meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga lebih memberdayakan manusia, dan pada gilirannya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. 

Untuk itu, kata Bupati Klaten, dalam kegiatan ini kiranya sejak dari tingkat desa maupun kelurahan dan kecamatan harus diberi ruang yang luas kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan dengan penjaringan aspirasi masyarakat. Forum ini sangat penting dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2021 yang akan dijadikan sebagai pedoman dalam Proses Penyusunan APBD Kabupaten Klaten Tahun 2021.  

Sri Mulyani menjelaskan, penyelenggaraan Musrenbangda Kabupaten Klaten yang dilaksanakan setiap tahun adalah tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dimana pelaksanaannya dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat desa maupun kelurahan, kecamatan, kabupaten, kota, provinsi hingga tingkat nasional. Sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional bahwa melalui Musrenbang diintegrasikan  perencanaan pembangunan  dengan pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, top down dan bottom up. 

Menurut Bupati Sri Mulyani, disamping sebagai forum musyawarah perencanaan, Musrenbangda ini juga berfungsi sebagai forum penjaringan aspirasi masyarakat untuk menampung semua masukan masyarakat dan stake holder dari mulai desa dan kelurahan, kecamatan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Kemudian melalui Musrenbang Kabupaten dibahas secara mendalam dan focus prioritas pembangunan tahun 2021 yang akan datang.

Bupati menegaskan, agar program pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai rencana, maka kepada seluruh satuan kerja yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten diharapkan dapat meningkatkan pelayanan, melakukan terobosan dan segera berbuat yang terbaik bagi pembangunan daerah Kabupaten Klaten. Selain itu agar satuan kerja di Pemkab Klaten  dapat menciptakan berbagai program dan kegiatan yang menjadi program unggulan Kabupaten Klaten sesuai dengan visi Maju Mandiri dan Berdaya Saing. 

Dikatakan, musrenbang tingkat kabupaten merupakan forum untuk mewujudkan sinkronisasi program dan kegiatan yang diusulkan oleh SKPD dan usulan hasil Musrenbang kecamatan. Mendasarkan pada banyaknya usulan program dan kegiatan SKPD dan usulan prioritas kecamatan beserta besarnya usulan pembiayaan,  maka diingatkan bahwa kemampuan pembiayaan pembangunan Kabupaten Klaten saat ini cukup terbatas. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati  juga menegaskan,   pada tahun 2020   Pemerintah Kabupaten Klaten juga akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Hal itu menjadi tanggung jawab seluruh komponen, baik dari pemerintah daerah maupun warga masyarakat untuk dapat menyukseskan kegiatan Pilkada Klaten tahun 2020. 

Ditambahkan, pelaksanaan Pilkada berdampak pada proses perencanaan terutama pada perspektif politis yang memang menjadi bagian dari spektrum pendekatan perencanaan pembangunan. Namun demikian semua harus percaya bahwa dengan tetap berpedoman kepada perundang-undangan yang berlaku, Pemkab Klaten dapat merumuskan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional berdasarkan Asas Umum Penyelenggaraan Negara. (**Boen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar