Ringankan Beban Warga Dari Dampak Virus Corona, Bupati Klaten Bagikan Sembako, Masker dan Hand Sanitizer di Tiga Kecamatan - klakon.com

HEADLINE:

Rabu, 15 April 2020

Ringankan Beban Warga Dari Dampak Virus Corona, Bupati Klaten Bagikan Sembako, Masker dan Hand Sanitizer di Tiga Kecamatan


KLAKON.com - Dalam upaya  membantu masyarakat di tengah pandemi virus corona atau covid 19, Bupati Klaten Sri Mulyani didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Klaten membagikan sembako, masker dan handsanitizer untuk tiga kecamatan masing-masing Kecamatan Wonosari, Juwiring dan Kecamatan Karangdowo, Selasa, (14/4/2020). 

Unsur Forkompimda Klaten yang mendampingi kegiatan Bupati masing-masing Dandim 0723 Klaten Letkol Kavaleri Minarso SIP, Kapolres Klaten AKBP AKBP Wiyono Eko Prasetyo SIK MIK dan Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo SIKom. Juga Asisten I Sekda Klaten dr Rony Roekmito MKes, Kepala Dinas Kesehatan Klaten dr Cahyono Widodo MKes, dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Klaten Drs Muh Nasir MSi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Sip Anwar SE MSi dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)  Klaten Agus Suprapto, SSos, MSi. 

Penyerahan bantuan diawali dari Kecamatan Wonosari. Kedatangan Bupati dan rombongan di Kecamatan Wonosari disambut Camat Wonosari Muhammad Rosyid SIP, perwakilan kepala desa dan gugus tugas penanganan virus corona tingkat RW. Di Kecamatan Wonosari, Bupati Klaten membantu sembako untuk warga yang terdampak virus corona baik Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP), membantu 9.500 masker untuk warga dan handsanitizer untuk camat dan kepala desa di wilayah Kecamatan Wonosari. 

Setelah dari Kecamatan Wonosari, Bupati dan rombongan menyerahkan bantuan yang sama di Kecamatan Juwiring. Disambut Camat Juwiring Herlambang Jaka Santoso SE MSi, perwakilan kades dan gugus tugas pencegahan virus corona tingkat RW. 
Disini Bupati Klaten membantu sembako untuk warga berstatus ODP dan PDP, membantu  9.550 masker untuk warga dan handsanitizer untuk camat dan kepala desa di Kecamatan Juwiring. 

Setelah dari Kecamatan Juwiring, Bupati Sri Mulyani melanjutkan penyerahan bantuan sembako untuk warga terdampak virus corona baik ODP dan PDP, 8.500 masker dan handsanitizer untuk Camat Karangdowo Tomisila Aditama dan jajaran kepala desa di wilayah Kecamatan Karangdowo yang diadakan di Aula Kantor Kecamatan Karangdowo. 

Pada penyerahan sembako, masker dan handsanitizer di tiga kecamatan tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona seperti sebelum masuk lokasi cuci tangan pakai sabun, pakai masker dan menjaga jarak sosial atau social distancing. 

Dalam sambutan penyerahan  sembako di tiga kecamatan tersebut, Bupati Sri Mulyani mengatakan, untuk sementara warga yang dibantu sembako baru yang terdampak virus corona baik ODP,  PDP dan keluarga yang terkonfirmasi positif covid-19 dan  penyerahan sembako diwakili oleh keluarga yang sehat. Untuk warga lainnya yang tidak terdampak virus corona saat ini masih didata oleh Dinsos P3AKB Klaten. 

Dikatakan, warga yang tidak terdampak virus corona yang nantinya mendapat bantuan sembako adalah warga yang belum mendapat program bantuan dari pemerintah baik warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun warga penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Artinya, warga yang sudah mendapat PKH dan BPNT tidak mendapat lagi bantuan sembako akibat adanya virus corona ini. 

Kemudian, kata Bupati, untuk bantuan masker guna mendukung program Presiden RI, Ir H Joko Widodo bahwa semua warga yang keluar rumah wajib memakai masker agar tidak tertular virus corona. Sedangkan warga yang nantinya tidak kebagian masker maka kekurangannya akan dilengkapi Pemerintah Desa memakai Dana Desa (DD) sebagai bentuk program kolaborasi antara Pemkab Klaten dan Pemerintah Desa untuk memenuhi kebutuhan masker warga. 

Sedangkan bantuan handsanitizer, tandas Bupati, agar digunakan camat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat kecamatan dan dibagikan kepada kepala desa dan perangkat desa. "Tujuannya, agar dengan mamakai handsanitizer maka kebersihan para aparatur pemerintah di kecamatan dan desa senantiasa terjaga sehingga tetap sehat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah pandemi covid-19 sekarang ini. " (**Boen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar