Terkonfirmasi Positif, PDP dan ODP Virus Corona Dapat Bantuan Sembako - klakon.com

HEADLINE:

Jumat, 10 April 2020

Terkonfirmasi Positif, PDP dan ODP Virus Corona Dapat Bantuan Sembako


KLAKON.com - Warga masyarakat Klaten yang terdampak wabah virus Corona dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Perawatan (PD) mendapat bantuan sembako dari Bupati Klaten Sri Mulyani dalam kapasitas sebagai Ketua Gugus Tugas (Gugas) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Virus Corona atau Covid 19. 
Bantuan sembako untuk warga yang terdampak virus corona tersebut dibagikan di tujuh kecamatan secara terpisah pada Kamis,(9/4/2020). Sembako diterimakan kepada perwakilan keluarga pasien yang dalam kondisi sehat. 

Penyaluran paket sembako dimulai pukul 09.30 WIB berangkat dari Halaman Pendopo Kabupaten Klaten. Ratusan paket sembako yang dibagikan diangkut dengan dua truk dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten.

Rombongan Bupati Klaten pada hari kedua pembagian sembako kecamatan yang dikunjungi berturut-turut yakni Kecamatan Gantiwarno, Kecamatan Jogonalan, Kecamatan Prambanan, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Karangnongko dan Kecamatan Kebonarum. Untuk penyerahan sembako di Kantor Kecamatan Karangnongko sekaligus untuk penyerahan sembako dua kecamatan yakni Kecamatan Karangnongko dan Kecamatan Kemalang. 

Koordinator Lima Wilayah Eks Pembantu Bupati Gugus Tugas  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Virus Corona Kabupaten Klaten,  dr Ronny Roekmito MKes mengatakan, untuk kecamatan lainnya akan dibagikan pada Senin, 13 Maret 2020 mendatang. Dana yang digunakan untuk pengadaan sembako ini berasal dari Dana Siap Pakai (DSP) APBD Kabupaten Klaten tahun 2020. 

Bupati Sri Mulyani pada acara penyerahan sembako tersebut mengatakan, untuk sementara sembako diberikan kepada warga yang terdampak virus corona dan penyerahan sembako diterima oleh perwakilan keluarga yang sehat. Ke depan Pemkab Klaten juga akan membantu warga yang tidak terdampak virus corona, namun warga yang belum  menerima bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

Dikatakan, bantuan sembako untuk warga yang terdampak virus corona maupun warga tidak terdampak virus corona direncanakan tiga sampai empat bulan. Namun kalau bantuan PKH dan BPNT tetap diberikan pemerintah setiap saat baik pada masa tanggap darurat virus corona maupun dalam kondisi normal.  

Pemkab Klaten, kata, Bupati, juga akan membagikan masker sekitar 200 ribu masker kain, namun saat ini baru proses pengerjaan. Ke depan untuk pengadaan masker, Pemkab Klaten juga berharap kepada Pemerintah Desa di Klaten untuk pengadaan masker secara mandiri dengan memanfaatkan potensi desa seperti tukang jahit yang ada di desa dan bahan bakunya dibelikan menggunakan dana desa atau dari pendapatan desa lainnya. 

Bupati mengingatkan, bahwa para pemudik di Klaten sampai saat ini sudah mencapai 14 ribu orang. Maka gugus tugas pencegahan penyakit virus corona tingkat desa, RT dan RW agar mengingatkan warga yang mudik karena berstatus ODP agar mengisolasi diri di rumah selama 14 hari dan bila menunjukkan gejala sakit agar segera periksa ke dokter maupun rumah sakit. (**Boen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar