Kesbangpol Klaten Gelar Diskusi Publik Pilkada Bermartabat - klakon.com

HEADLINE:

Rabu, 22 Juli 2020

Kesbangpol Klaten Gelar Diskusi Publik Pilkada Bermartabat


KLAKON.com -- Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klaten dalam rangka menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 menggelar diskusi publik dengan tema Silahturahmi Bupati Klaten dengan Elemen Masyarakat Menyongsong Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Klaten Tahun Tahun 2020 yang Luber dan Jurdil Serta Bermartabat, Sukses Tanpa Ekses yang diadakan di Pendopo Pemkab Klaten, Selasa, 21 Juli 2020. Diskusi publik dibuka Bupati Klaten yang diwakili Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Diskusi publik tersebut menghadirkan empat narasumber masing-masing Asisten I Sekda Klaten dr Rony Roekmito MKes, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Klaten   AKP Panaji Suryo Saputro SE SIK MSI, Komisioner KPU Kabupaten Klaten Wandya Supriyatno SH MM dan  Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten Arif Fatkhurrokhman, SlP. Diskusi publik dipandu moderator Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Humas Setda Klaten Pandu Wirabangsa SH MEng.  

Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan yang dibacakan Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM mengatakan,   guna memantapkan harmonisasi dan kesadaran  masyarakat di Kabupaten Klaten terutama dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan hendaknya semua warga mempunyai visi dan misi yang sama. Seperti halnya untuk visi Pemerintah Kabupaten Klaten yang ingin dicapai saat ini adalah mewujudkan masyarakat Kabupaten Klaten yang maju, mandiri dan berdaya saing. 

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Klaten telah berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan visi dan misi yang ingin dicapai tersebut dan telah diterjemahkan dalam berbagai bidang dan sektor pembangunan. Untuk tercapainya visi dan misi tersebut, tentu sangat dibutuhkan kerjasama, dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, baik segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten maupun segenap lapisan masyarakat.  

Menurut Sri Mulyani, bahwa tantangan di masa depan akan semakin kompleks, untuk itu diperlukan kesadaran untuk memperbaharui tekad, semangat, pengabdian dan kerja keras dalam mencapai tujuan dan masa depan yang lebih baik. Memang upaya itu tidaklah mudah, tapi dengan semangat, tekad, kerja keras, pengabdian dan kerjasama yang baik, semoga  mampu menghadapi semua tantangan dan hambatan maupun cobaan sesulit apapun, sepanjang  semua bersama dan bersatu dalam menopangnya. Tak akan ada yang mampu memupus harapan masa depan masyarakat Kabupaten Klaten, sepanjang ada semangat untuk bersama dan bersatu padu. 

Dikatakan,  melalui forum ini pula kembali diingatkan bahwa tanggal 9 Desember 2020 mendatang  Pemkab Klaten akan mengadakan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Klaten Tahun 2020. Melihat agenda penting itu, sudah sepantasnya  semua bekerja keras dalam upaya mewujudkan proses politik untuk menuju kehidupan politik yang lebih demokratis dan bertanggung jawab.  

Untuk itu, Bupati mengajak kepada seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Klaten agar selalu menjaga keutuhan dan kesatuan warga dimana pun dan kapan pun  berada.  Semua komponen masyarakat untuk selalu arif dan bijak dalam mengambil sikap perbedaan. Situasi aman dan nyaman di Kabupaten Klaten ini marilah senantiasa terus dijaga bersama-sama.  

Sementara itu, Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Klaten Dodi Hermanu SH   dalam laporannya mengatakan, tujuan diskusi publik ini   untuk memperoleh pemahaman bersama, menginformasikan dan menyebarluaskan tentang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klaten tahun 2020 yang Bermartabat, Berkualitas dan Berintegritas dalam suasana lingkungan yang aman dan kondusif di Kabupaten Klaten.   Pada diskusi publik para peserta juga aktif untuk menyampaikan  pertanyaan termasuk menyampaikan informasi berbagai hal terkait Pilkada Klaten 9 Desember 2020. 

Dodi Hermanu SH menambahkan, peserta kegiatan diskusi  terdiri dari Forkompimda, Pimpinan DPRD, Pejabat Pemkab Klaten, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, FKUB, FKDM, Pengurus Partai Politik, Awak Media Cetak dan Elektronik,yang keseluruhannya berjumlah 65 orang. Diskusi publik dimulai pukul 09.30 WIB dan selesai sekitar pukul 13.00 WIB. (**Boen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar