Disetujui 7 Fraksi DPRD, APBD Klaten 2021 Klaten Disahkan - klakon.com

HEADLINE:

Jumat, 04 Desember 2020

Disetujui 7 Fraksi DPRD, APBD Klaten 2021 Klaten Disahkan



KLAKON.com -- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Klaten tahun 2021 telah disetujui bersama dengan ditandai penandatangan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Klaten dan DPRD Klaten dalam rapat paripurna DPRD Klaten di Gedung DPRD Klaten, Kamis, 26 November 2020. Pendapatan daerah Kabupaten Klaten disetujui Rp2,158 triliun atau tepatnya Rp2.158.755.217.551 dan Belanja Daerah Rp2,348 triliun atau tepatnya Rp2.348.620.592.894. 

Rapat paripurna DPRD Klaten dipimpin Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, SIKom dan didampingi tiga Wakil Ketua DPRD Klaten masing-masing H Triyono, SPd, MM, H Haryanto dan Marjuki SIP serta segenap anggota dewan. Kemudian juga dihadiri Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten Dr A P Ir Sujarwanto Dwiatmoko, MSi, Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM serta jajaran pejabat Pemkab Klaten. 

APBD Kabupaten Klaten 2021 disetujui setelah tujuh fraksi DPRD Klaten menyetujui terhadap APBD Kabupaten Klaten 2021. Ketujuh fraksi DPRD Klaten yang telah memberikan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Klaten 2021 ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda) APBD Klaten 2021 masing-masing Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PKS, Fraksi Gerindra, Fraksi PAN, Fraksi PKB dan Fraksi Pembangunan Nasional Demokrat yang merupakan gabungan anggota dewan dari tiga partai politik yakni PPP, Partai Nasdem dan Partai Demokrat. 

Ketua Badan Angaran DPRD Klaten yang juga Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, SIKom dalam pendapat Badan Anggaran DPRD Klaten yang dibacakan Sekretaris Badan Anggaran DPRD Klaten Anang Widjatmoko, SH, MM menjelaskan, pendapatan daerah semula direncanakan Rp2.132.259.940.551, setelah pembahasan menjadi Rp2.158.755.217.551 atau ada penambahan Rp26.495.277.000. Penambahan pendapatan dengan meningkatkan proyeksi pendapatan transfer semula diproyeksikan Rp1.759.763.454.200 dalam pembahasan menjadi Rp1.786.258.731.200 atau bertambah sebesar Rp26.495.277.000 terdiri dari dana transfer pusat Rp8.932.277.000 dan transfer antardaerah bantuan keuangan dari Pemprov Jateng Rp17.563.000.000. 

Selanjutnya, kata Sekretaris Badan Anggaran DPRD Klaten Anang Widjatmoko, SH, MM, untuk belanja daerah Kabupaten Klaten tahun 2021 semula direncanakan Rp2.307.325.315.894 dalam pembahasan menjadi Rp2.348.620.592.894 atau bertambah Rp41.295.277.000. Untuk pembiayaan daerah semula Rp179.065.375.343 dan setelah pembahasan menjadi Rp193.865.375.343 atau bertambah sebesar Rp14.800.000.000.  

Dikatakan, penambahan tersebut merupakan kegiatan Tahun Anggaran 2020 yang tidak dapat dilaksanakan dan harus dialokasikan pada Tahun Anggaran 2021 sesuai Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 35 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bantuan Keuangan Kepada Kabupaten/Kota yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2020 dalam masa pandemi Covid-19. Setelah disetujui selanjutnya APBD Kabupaten Klaten tahun 2021 oleh Pjs Bupati Klaten disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan evaluasi. (**Boen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar