Luarbiasa, Klaten Sebagai Jawara di Ajang KIPP Tingkat Jateng 2020, Lewat Inovasi Titip Bundaku - klakon.com

HEADLINE:

Sabtu, 06 Februari 2021

Luarbiasa, Klaten Sebagai Jawara di Ajang KIPP Tingkat Jateng 2020, Lewat Inovasi Titip Bundaku



KLAKON.com -- Menapaki awal tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Klaten kembali menorehkan prestasi gemilang. Melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten, Bupati Klaten Sri Mulyani menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020. Inovasi pelayanan publik Titip Bandaku keluar sebagai jawara  mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional masuk Top 10 KIPP Jawa Tengah 2020.

Penerimaan piagam penghargaan diserahkan langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada Bupati Klaten Sri Mulyani didampingi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten Syahruna di Gedung A Lantai 2 Setda Provinsi Jawa Tengah Semarang (Kamis,4/2/21).

"Terus semangat arsiparis Klaten untuk bekerja dan berkarya. Semoga inovasi ini bermanfaat bagi masyarakat Klaten. Tolong inovasi ini terus dikembangkan dan dikenalkan agar masyarakat bisa akses. Arsip berharga masyarakat lebih banyak yang bisa diselamatkan tidak saja di desa-desa rawan bencana. Sukses dan selamat" ungkap Bupati Sri Mulyani kepada Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten (Kamis, 4/2/21).

Syahruna menerangkan inovasi Titip Bandaku ini terinspirasi dari keadaan Klaten sebagai salah satu kabupaten rawan bencana, khususnya warga Merapi.

"Inovasi ini mendapat sambutan baik masyarakat. Beberapa desa di lereng Merapi seperti Balerante dan Sidorejo sudah kami sambangi. Ribuan arsip warga Merapi sudah kami alih digital" jelas Syahruna.

Kedepan sesuai pesan Bupati Klaten inovasi Titip Bandaku akan kami sempurnakan dan diaplikasikan di desa - desa lain di Klaten.

"Terimakasih kepada Bupati Klaten, Pak Sekda, para asisten dan organisasi perangkat daerah lain yang support inovasi Titip Bandaku. Kami akan berusaha lebih baik. Mohon doa dan dukungannya inovasi ini maju tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Tengah" (**Boen) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar