Residivis Alap-Alap Spesial Colt L 300 Diringkus Polres Klaten di Temanggung - klakon.com

HEADLINE:

Jumat, 12 Februari 2021

Residivis Alap-Alap Spesial Colt L 300 Diringkus Polres Klaten di Temanggung

KLAKON.com -- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten berhasil meringkus komplotan Alap-alap spesialis mobil colt jenis L300 lintas provinsi pada Rabu (10/2/2021) malam. Karena melawan petugas ketika hendak di ringkus, Polisi terpaksa menghadiahi timah panas di kaki salah seorang pelaku. 

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu saat jumpa pers di Mapolres Klaten, pada Kamis (11/2/2021) mengungkapkan, sejauh ini sedikit nya ada empat tersangka yang berhasil ditangkap polisi.

Ke empat tersangka tersebut yakni, WH (39) warga Desa Campur Salam, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, IS (60) warga Desa Kedungsari, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo,  AY (46) Warga Desa Mudalrejo, Kecamatan Laono, Kabupaten Purworejo dan BAI (34) warga Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. 

"WH salah satu tersangka yang terpaksa ditembak kaki kanannya karena melawan petugas. Sementara ketiga tersangka lainnya diserahkan ke Polres Semarang karena mereka terlibat kejahatan pencurian mobil di sana, " ungkap Ka polres. 

Dikatakan, dari keterangan polisi, WH dan komplotannya ini mencuri mobil Mitsubsihi L300 di pinggir jalan di Desa Carikan, Kecamatan Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten pada Jumat (22/1/2021) dini hari. Korbannya adalah Santosa, warga setempat.

Saat kejadian, anak Santosa sempat bangun dari tidurnya setelah mendengar suara knalpot mobil yang diparkir di halaman rumahnya berbunyi. Saat dicek Santosa dan anaknya, ternyata mobilnya sudah raib tidak ada lagi. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Juwiring.

Mendapatkan laporan pencurian tersebut, polisi langsung menyelidiki. Penyidik mengendus petunjuk pelaku pencurian mengarah ke komplotan Wawan cs. Polisi kemudian menangkap WH di rumahnya di Temanggung.

“Tersangka ini beraksi dengan menggunakan kunci T. Total ada tujuh kendaraan yang disita dari tersangka. Dalam menjalankan aksinya di Klaten, WH bersama temannya Bombom (35), yang saat ini masih buron,” kata Kapolres.

Lebih lanjut kata Kapolres, dari pengembangan penyidikan, polisi berhasil mengungkap sejumlah nama lain yang terlibat kasus pencurian mobil bersama WH. Mereka adalah IS, BAI, dan AY.

“Tersangka WH dan komplotannya ini memang spesialis pencuri mobil L300. Mereka sudah tergolong lintas provinsi. Selain di Klaten, Kendal, Salatiga, Semarang, juga di Kalimantan. Khusus WH ini telah beraksi sembilan kali,” katanya

Para tersangka dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan ancaman katanya.  maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara itu WH mengaku hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk membawa kabur Mitsubishi L300. Dia menyasar mobil yang diparkir di rumah.

“Saya belum sempat menjual mobil hasil curian. Saya memang fokus mencuri mobil L300 karena mobil itu cepat laku dijual." (Boen)laku di pasaran." (Boen) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar