Zoom Meeting, Pemkab Klaten, Gelar Musrenbang RKPD Th 2022 - klakon.com

HEADLINE:

Kamis, 01 April 2021

Zoom Meeting, Pemkab Klaten, Gelar Musrenbang RKPD Th 2022

KLAKON.com -- Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani bersama sejumlah pejabat menghadiri pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Pendopo Kabupaten Klaten, Rabu, 31 Maret 2021. Acara juga dilaksanakan lewat media teleconference oleh 26 Kecamatan di Kabupaten Klaten melalui zoom meeting. 
Tujuan pelaksanaan musrenbang yaitu untuk mendapatkan masukan, saran, dan padangan dari berbagai komponen masyarakat dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Klaten dan sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, serta sinergi seluruh komponen masyarakat.

Sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2436/ SJ tanggal 17 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Pemerintahan, maka pelaksanaan acara tetap memperhatikan protokol Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) agar tidak terjadi penularan covid-19. Musrenbang sendiri diikuti 456 peserta yang terdiri dari unsur forkompinda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, delegasi kecamatan, Lembaga swadaya masyarakat, organisasi profesi, tokoh masyarakat, tokoh agama, perguruan tinggi, kelompok masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. 
Musrenbang RKPD merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati program kegiatan prioritas pembangunan. 

Dalam sambutannya Bupati Sri Mulyani, mengatakan bahwa tema pembangunan Kabupaten Klaten tahun 2022 diarahkan pada “Pemulihan Ekonomi Melalui Peningkatan Kualitas dan Pengembangan Potensi Lokal”. Hal ini sesuai dengan visi Pemerintahan Kabupaten Klaten, yaitu “Terwujudnya Masyarakat Klaten yang Maju, Mandiri dan Sejahtera”.
Sesuai dengan pemaparan yang diberikan oleh Kepala Bappeda RKPD Kabupaten Klaten tahun 2022 mengenai arah kebijakan dan prioritas pembangunan Provinsi Jawa Tengah tahun 2022. 

Pelaksanaan Musrenbang kali ini akan lebih dioptimalkan sebagai wadah untuk menyepakati permasalahan dan prioritas pembangunan daerah, serta menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator, dan target kinerja serta lokasi. 

Bupati, menambahkan bahwa klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah kabupaten atau kota dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang Kecamatan. Harapannya dengan adanya Musrenbang dapat memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk berpikir terbuka, memiliki visi ke depan, teringratif dan inovatif. 
Dalam rangka menjamin sinergitas pembangunan di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten, musrenbang diharapkan dapat megintegrassikan pembangunan lintas sektror secara struktur, terarah, akuntabel, serta menjawab isu-isu secara strategis.

Tema pada musrenbang kali ini sangat relevan karena dengan pemulihan ekonomi maka kita akan dapat bersama-sama bangkit membangun kembali bangsa kita, wilayah kita dari efek pandemi COVID-19. (**Boen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar